Klungkung, LenteraEsai.id – Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) bersama para mahasiswa KKN Universitas Udayana melakukan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) terkait penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyasar masyarakat Desa Pikat khususnya kepada para peternak, pada Jumat (22/7).
Kegiatan ini merupakan program kerja pokok dari Bidang Peningkatan Produksi yang diketuai oleh Made Gede Adi Surya Saputra selaku mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana yang tergabung dalam kelompok KKN Unud di Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung. Hal ini dilakukan melihat kondisi terkini penyebaran wabah PMK kian meluas di Bali.
Mahasiswa dibagi menjadi tujuh kelompok yang tersebar ke tujuh banjar dinas yang ada di Desa Pikat, yaitu Banjar Pangi Kawan, Banjar Pangi Kangin, Banjar Cempaka, Banjar Intaran, Banjar Buug, Banjar Sente, dan Banjar Gelogor. KIE dilaksanakan secara door to door dengan harapan seluruh peternak yang ada di Desa Pikat mendapat edukasi mengenai PMK sehingga dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap PMK.
Masyarakat pun menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Sekitar 50 orang peternak berhasil didatangi dan mendapatkan edukasi mengenai PMK. Mayoritas peternak sudah mengetahui mengenai PMK. Namun, tak sedikit belum menyadari pentingnya tindak pencegahan dan penanggulangan ketika PMK menjangkit hewan ternak.
Selain KIE, mahasiswa KKN Universitas Udayana juga melakukan pemasangan spanduk mengenai tindakan pencegahan penyebaran PMK di depan Kantor Desa Pikat dan titik-titik strategis desa. Kegiatan ini diharapkan dapat membawa dampak nyata dan mencapai target yang diharapkan terhadap pencegahan penyebaran PMK. (LE-KL)
Sumber: www.unud.ac.id







