Badung, LenteraEsai.id – Program Studi Sarjana Teknik Lingkungan Unud melaksanakan kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), pada Senin (25/7) di Ruang DO 2.2 Fakultas Teknik Kampus Bukit Jimbaran, Badung.
Kegiatan dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Informasi, Koordinator Program Studi (Prodi) Teknik Lingkungan, Koordinator Prodi Teknik Sipil, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dosen Pemateri dan mahasiswa peserta KKNT sejumlah 15 orang. Mereka terdiri dari 13 mahasiswa Prodi Teknik Lingkungan dan 2 mahasiswa Teknik Sipil yang akan mengikuti pelaksanaan KKNT pada Semester Ganjil Tahun 2022-2023.
Pembekalan diisi dengan pengarahan, penyampaian materi serta latihan dan penjadwalan. Materi KKNT yang diberikan meliputi Sistem Penyediaan Air Minum Desa (SPAMDes), Sistem Pengelolaan Air Limbah (SPAL), Persampahan, dan Time Management. Mahasiswa peserta KKN nantinya akan melaksanaan kegiatan terkait dengan 3 topik utama yang diberikan sesuai Pedoman KKNT, yaitu SPAMDes, SPAL dan Persampahan. Penentuan topik kegiatan akan disesuaikan dengan hasil survei dan identifikasi kondisi saat ini di lokasi pelaksanaan KKNT.
Adapun lokasi kegiatan KKNT meliputi 3 desa di wilayah Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, yaitu Desa Buahan, Desa Kedisan dan Desa Batur Tengah, yang ditentukan berdasarkan arahan dari Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Permukiman Kabupaten Bangli.
Kegiatan diawali dengan pengarahan, meliputi Pengarahan Materi dan Pelaksanaan KKNT oleh Prof I Nyoman Suprapta Winaya ST MASc PhD selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan. Kegiatan pembekalan dilanjutan dengan pemberian materi terkait dengan 3 topik utama KKNT.
Secara umum, materi yang dibahas menjelaskan terkait tujuan, ruang lingkup dan tahapan kegiatan yang meliputi identifikasi masalah dan analisis potensi (IMAP) desa, pelaksanaan kajian aspek teknis, aspek kelembagaan, aspek sosial, aspek keuangan, dan aspek lingkungan, pembangunan infrastruktur dan inovasi pemanfaatan infrastruktur untuk peningkatan ekonomi masyarakat, serta keluaran dari masing-masing topik kegiatan.
Materi pertama tentang Sistem Penyediaan Air Minum Desa (SPAMDes) disampaikan oleh Ir Kadek Diana Harmayani ST MT PhD selaku dosen dan Koordinator Prodi Teknik Lingkungan. Materi kedua terkait Sistem Pengelolaan Air Limbah (SPAL) diberikan oleh Dr Eng Ni Made Pertiwi Jaya ST MSi MEng. Materi ketiga terkait Persampahan disampaikan oleh I Gede Andy Andika Parahita SSi MT. Materi terakhir membahas tentang Time Management diberikan oleh Ngakan Gede Agung Khrisna Wiryananda ST MSi yang menguraikan mengenai pentingnya membuat time schedule, mengelola waktu dengan baik dan tepat dan membuat skala prioritas kegiatan.
Koordinator Prodi Teknik Lingkungan Ir Kadek Diana Harmayani ST MT PhD mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat baik, di mana mahasiswa dapat terjun langsung dan menerapkan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh untuk menyelesaikan permasalahan terkait SPAMDes, SPAM atau Persampahan di desa, sehingga diharapkan mahasiswa dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan memenuhi luaran yang ditentukan. Adapun keluaran dari program KKNT MBKM ini selain ditujukan untuk pengembangan desa lokasi KKNT, juga akan digunakan sebagai penilaian terhadap konversi SKS program MBKM.
Keluaran yang dihasilkan dari kegiatan antara lain desa memiliki rencana infrastruktur desa jangka menengah, desa memiliki peta sosial dan peta jaringan air minum, SPAL atau data timbulan sampah, desa memiliki badan pengelola termasuk AD dan ART, terbentuk unit-unit usaha yang memanfaatkan SPAMDes di desa untu topik, terkelolanya air limbah dari kegiatan usaha masyarakat, maupun terkelolanya sampah dari kegiatan usaha masyarakat. Selain itu, harus dipenuhi keluaran berupa laporan akhir, artikel di jurnal ilmiah, berita di media massa dan video kegiatan. (LE-BD)
Sumber: www.unud.ac.id







