judul gambar
DenpasarHeadlines

Percepat Digitalisasi Daerah, Wawali Denpasar Terima Entry Meeting Tim BPK RI Bali

Denpasar, LenteraEsai.id – Wakil Wali Kota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa didampingi kepala OPD terkait menerima Tim BPK RI Perwakilan Provinsi Bali, di Kantor Wali Kota Denpasar, pada Rabu (21/9).

Kehadiran Tim BPK RI Perwakilan Provinsi Bali yang dipimpin Wakil Penanggung Jawab Tim, Ridwan Sani Matondang ini dalam rangka entry meeting terkait pemeriksaan kinerja pendahuluan atas percepatan dan perluasan digitalisasi daerah tahun anggaran 2021 sampai dengan semester I 2022 di Pemerintah Kota Denpasar.

Hadir dalam kesempatan tersebut mendampingi Wakil Wali Kota yakni Sekda Kota Denpasar IB Alit Wiradana, Asisten Administrasi Umum I Dewa Nyoman Semadi, Kepala Inspektorat Kota Denpasar Naning Djayaningsih, Kadis Kominfo dan Statistik Kota Denpasar Ida Bagus Alit Adhi Merta, dan unsur OPD terkait lainnya.

“Terima kasih kepada BPK RI Perwakilan Bali yang telah memilih Pemkot Denpasar sebagai lokasi pemeriksaan kinerja pendahuluan atas percepatan dan perluasan Digitalisasi Daerah Tahun Anggaran 2021 sampai dengan 2022,” ujar Wakil Wali Kota, Arya Wibawa.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pemeriksaan ini sejalan dengan program Pemkot Denpasar yang terus menggenjot upaya perluasan digitaliasi daerah. Hal ini mengingat tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks membuat daerah wajib berinovasi guna memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat.

Mendukung kegiatan digitalisasi daerah dari sektor belanja daerah adalah SP2D online, sedangkan pendapatan pajak dan retribusi turut diterapkan pembayaran lewat aplikasi Pajak Digital (Pagi Denpasar) melalui kanal digital qris, virtual account (va), payment of sales (pos), tapping box, e-commerce dan transfer melalui m-banking.

“Dengan kemudahan pembayaran ini, diharapkan meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah, yang akan bermuara pada peningkatan pendapatan asli daerah dan stabilitas fiskal daerah. Dengan pemeriksaan ini dapat segera mewujudkan Denpasar Maju (Makmur, Aman, Jujur dan Unggul,” kata Arya Wibawa sembari menambahkan bahwa pihaknya tidak henti-hentinya memohon arahan dan bimbingan dari BPK RI sehingga terciptanya tata kelola keuangan yang lebih transparan, akuntabel dan berkualitas di Kota Denpasar.

Sementara Wakil Penanggung Jawab Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Bali, Ridwan Sani Matondang menyampaikan selama 25 hari yakni dari 21 September – 18 Oktober 2022 Tim Pemeriksa BPK RI Bali akan melakukan pemeriksaan. Sebagai pendahuluan akan dilakukan pemeriksaan kinerja sesuai tematik yang telah ditetapkan secara nasional yakni percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.

“Di Bali ditetapkan Kota Denpasar dan Tabanan sebagai lokasi pemeriksaan yang hasilnya nanti akan dimanfaatkan di entitas lainnya serta sebagai program prioritas terkait transformasi digital,” ujar Ridwan Sani.

Lebih lanjut dijelaskan Ridwan, nantinya dalam pemeriksaan pihaknya bersama tim akan melakukan penilaian atas pemahaman hal pokok dari objek pemeriksaan serta dari pengelolaan digitalisasi pelayanan administrasi. “Kami telah menetapkan 10 orang tim pemeriksa dengan penanggung jawab Kepala BPK Perwakilan Bali, Bapak Joko Agus Setyono,” ucapnya, menyampaikan. (LE-DP)

Lenteraesai.id