Polres Bantul Ungkap Identitas Temuan Kerangka Manusia di Pajangan

Polres Bantul ungkap identitas temuan kerangka manusia di Pajangan
Polisi menyerahkan jenazah yang sebelumnya ditemukan dalam kondisi berupa kerangka manusia kepada pihak keluarga di Padukuhan Watugedug, Kapanewon Pajangan, Bantul, DIY, Selasa (20/10/2026). ANTARA/HO-Humas Polres Bantul

Yogyakarta, LenteraEsai.id – Kepolisian Resor (Polres) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), berhasil mengungkap identitas kerangka manusia yang ditemukan di Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, setelah menjalani pemeriksaan medis dan dikenali oleh pihak keluarga.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto di Bantul, Rabu, mengatakan keluarga meyakini kerangka tersebut merupakan anggota keluarga mereka bernama Muhammad Rofingi (33).

Bacaan Lainnya

“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia 28 hingga 40 tahun dan tinggi badan sekitar 160 sampai 165 sentimeter,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu.

Menurut dia, keluarga mengenali sejumlah ciri fisik korban, terutama pada bagian gigi yang sesuai dengan hasil pemeriksaan medis terhadap jenazah.

“Selain itu, terdapat ciri khas pada gigi, yakni gingsul pada taring atas serta gigi depan atas yang tumbuh maju ke depan,” ujarnya.

Rita mengatakan ciri-ciri tersebut kemudian dicocokkan dengan kondisi fisik anggota keluarga yang diyakini sebagai Muhammad Rofingi, warga Padukuhan Watugedug, Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Bantul.

“Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga pada Selasa (20/10) sekitar pukul 17.00 WIB di wilayah Padukuhan Watugedug, Guwosari, Pajangan, Bantul, dan diterima oleh Mahsunah selaku kakak kandung korban,” katanya.

Ia menyebut penyebab kematian korban hingga kini belum dapat dipastikan dan polisi masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

“Untuk penyebab kematian masih belum bisa ditentukan. Kami masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang berkaitan guna mengetahui secara jelas peristiwa yang dialami korban,” ujarnya.

Rita menegaskan kepolisian akan terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap penyebab serta kronologi kematian korban.

“Penyelidikan masih berlanjut meskipun pihak keluarga telah meyakini identitas jenazah yang ditemukan di wilayah Pajangan tersebut,” katanya. (LE)

Source: ANTARA

Pos terkait