Kapolri Beri dukungan Iptu Agus yang Padamkan Karhutla Meski ISPA

Kapolri beri dukungan Iptu Agus yang padamkan karhutla meski ISPA
Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto melakukan panggilan video dengan kepada Iptu M. Agus Setiawan, Kanit Patroli Samapta Polresta Palangka Raya, untuk memberikan dukungan dan perhatian atas dedikasi personel tersebut yang tetap bertugas memadamkan karhutla meski mengalami ISPA. ANTARA/HO-Divisi Humas Polri

Jakarta, LenteraEsai.id – Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto memberikan dukungan dan perhatian kepada Iptu M. Agus Setiawan, Kanit Patroli Samapta Polresta Palangka Raya, atas dedikasinya yang tetap bertugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meskipun mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Melalui sambungan telepon, Kapolri memberikan apresiasi atas kerja keras Iptu Agus dan seluruh personel yang telah berjuang di lapangan untuk mengatasi karhutla.

Bacaan Lainnya

“Memberikan apresiasi dan rasa bangga yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota di lapangan, khususnya Pak Agus dan rekan-rekan, yang tanpa lelah berjibaku memadamkan api karhutla,” ucapnya dikutip dari keterangan resmi di Jakarta, Rabu.

Kapolri menilai semangat yang ditunjukkan Iptu Agus merupakan bentuk pengabdian tulus dalam menjalankan tugas. Kapolri mengaku merasa bangga atas dedikasi yang ditunjukkan Iptu Agus.

“Saya sebagai Kapolri, ikut bangga. Anda punya semangat yang luar biasa. Semoga ini menjadi ibadah dan juga tentunya akan membawa perubahan, terutama dalam memadamkan api di sana,” ujarnya.

Dalam percakapan tersebut, Kapolri juga secara khusus mengingatkan Iptu Agus agar tidak mengabaikan kondisi kesehatannya.

“Tapi tetap jaga kesehatan, ya, Pak, ya, itu yang pertama. Kalau Bapak merasa sudah agak berat, jangan sampai terlambat datang ke rumah sakit untuk juga berobat, ya,” ucapnya.

Iptu Agus sempat viral di media sosial atas dedikasinya yang tetap berupaya membantu rekan-rekannya dalam pemadaman karhutla meskipun mengalami ISPA hingga kehilangan suara.

Dokter telah merekomendasikan Agus untuk beristirahat selama satu minggu guna memulihkan kondisi kesehatannya. Namun, personel tersebut mengaku masih ingin membantu proses pemadaman selama kondisi fisiknya memungkinkan.

“Dokter juga sudah menyarankan saya untuk beristirahat selama satu minggu. Namun, selagi masih mampu, saya ingin tetap membantu rekan-rekan dalam upaya pemadaman karhutla,” katanya. (LE)

Source: ANTARA

Pos terkait