Buleleng, LenteraEsai.id — Tokoh pariwisata Buleleng, Nyoman Arya Astawa yang akrab disapa Jro Mang Dauh, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat. Kali ini, ia mengunjungi seorang lansia bernama Luh Merta (95) yang tinggal di Dusun Enjungsangiang, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Jumat (31/10/2025).
Dalam kunjungannya, Jro Mang Dauh merasa terenyuh melihat kondisi Luh Merta yang sehari-hari hanya bisa berbaring di atas bale kayu beralas matras sederhana. Lansia tersebut kini hidup bersama anaknya, Gede Artana (55), dan menantunya. Keluarga kecil ini hidup dalam keterbatasan ekonomi, mengandalkan penghasilan Gede Artana sebagai buruh harian lepas yang tidak menentu.
Dahulu, Luh Merta dikenal sebagai pedagang barter. Ia kerap menukar ikan laut dengan jagung atau kopi hingga ke wilayah pegunungan. Namun, seiring usia yang menua, pendengaran dan penglihatannya kini menurun, sementara kedua kakinya sudah tak mampu lagi menopang tubuh untuk berjalan.
Melihat kondisi tersebut, tanpa pikir panjang Jro Mang Dauh memberikan bantuan kursi roda agar Luh Merta dapat lebih mudah diajak keluar rumah untuk berjemur atau menikmati udara segar.
“Saya berharap dengan bantuan kursi roda ini, Ibu Luh Merta bisa lebih sering beraktivitas di luar rumah sehingga kesehatannya tetap terjaga. Saya bersyukur dapat membantu dan semoga bermanfaat bagi beliau,” ujar Jro Mang Dauh.
Ia menambahkan, tindakan sosial yang dilakukan merupakan bentuk pengabdian dan rasa kemanusiaan.
“Apa yang kita miliki sejatinya hanyalah titipan. Mari saling bergandengan tangan, menebar kebaikan agar hidup menjadi lebih damai,” tuturnya.
Sementara itu, Gede Artana menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Jro Mang Dauh kepada ibunya.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan kursi roda ini. Semoga Jro Mang Dauh selalu diberikan kesehatan dan rezeki yang melimpah,” ujarnya penuh haru. (LE-Vivi)







