Bangli, LenteraEsai.id – Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menghadiri ‘uleman’ persembahyangan dalam rangka Karya Pujawali Ida Bethara di Pura Ulun Subak Bukit Jati Bangli di Desa Adat Guliang Kawan, Desa Bunutin, Kecamatan Bangli, yang mana pelaksanaannya diawali dengan Upacara Tawur Rsi Gana, Rabu (13/4/22).
Dalam kesempatan tersebut turut hadir Wakil Bupati Bangli Wayan Diar, Sekda Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra, Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika, Ketua TP PKK Kabupaten Bangli Ny Sariasih Sedana Arta, Ketua WHDI Kabupaten Bangli Ny Suciati Diar, dan Ketua Dharma Wanita Kabupaten Bangli Ny Suardini Giri Putra.
Selain itu juga hadir unsur pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli, Kapolsek Bangli, perwakilan Dandim 1626 Bangli, Ketua PHDI Bangli, Bendesa Madya MDA Kabupaten Bangli, Dirjen Bimas Hindu yang diwakili oleh Penyuluh Agama Hindu Kecamatan Bangli, serta undangan lainnya.
Puncak dari serangkaian Upacara Karya Pujawali tersebut akan diselenggarakan pada Sabtu, 16 April 2022. Pemerintah Kabupaten Bangli yang dipimpin Bupati Sang Nyoman Sedana Arta serta Wakil Bupati Wayan Diar, menyerahkan bantuan dana punia sebesar Rp 100 juga, serta dalam kesempatan tersebut TP PKK Kabupaten Bangli yang dipimpin Ny Sariasih Sedana Arta melaksanakan ngayah menari rejang renteng.
Bupati Sedana Arta pada kesempatan itu mengatakan bahwa dana punia yang diserahkan dalam upacara pujawali tersebut adalah sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Bangli kepada masyarakat dalam pelaksanaan upacara adat dan keagamaan, serta ungkapan puni syukur kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa, Ida Bethara yang berstana di Pura Ulun Subak Bukit Jati Bangli.
“Semoga Ida Bethara selalu menuntun kita semua untuk menuju jalan kebenaran dalam melaksanakan swadharma di masyarakat,” ujar Bupati Sedana Arta.
Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak serta pengempon Pura Ulun Subak Bukit Jati Bangli yang sudah melaksanakan kegiatan upacara yadnya tersebut, serta mengucapkan terima kasih kepada TP PKK Kabupaten Bangli karena sudah berpartisipasi ngayah menari rejang renteng dalam kesempatan tersebut.
“Semoga untuk ke depanya kita bisa saling bahu-membahu dalam mewujudkan Bangli ke arah yang lebih baik, sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Kabupaten Bangli Menuju Bangli Era Baru,” ucapnya.
Sementara itu perwakilan Pengempon Pura Bukit Jati Sang Kompiang Jaten dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Pura Bukit Jati merupakan Pura Ulun Subak yang diempon oleh beberapa subak, di antaranya Subak Gede Tamanbali, Subak Gede Bunutin, Subak Gede Tampadeha, serta Subak Gede Tanggahan Tengah dengan jumlah keseluruhan sekitar 600 KK.
Pujawali dilaksanakan setiap tahun, yang mana pada karya pujawali tahun ini Ida Bethara nyejer selama tiga hari, Puncak Karya tanggal 16 dan mesineb tanggal 19 April 2022, ucapnya.
Kompiang Jaten mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bangli karena sudah membantu melaksanakan ayah-ayahan serta membantu dana punia dalam pelaksanaan upacara pujawali tersebut.
“Semoga dana yang kami terima ini dapat kami manfaatkan sebaik-baiknya dalam pelaksanaan Pujawali Ida Bethara, serta untuk ke depannya nanti agar pemerintah bisa juga membantu dalam kegiatan renovasi Pura Ulun Subak Bukit Jati karena saat ini beberapa pelinggih kondisinya memang sudah perlu dilakukan renovasi,” ujar Kompiang Jaten, mengharapkan.
Pada kesempatan tersebut Penyuluh Agama Hindu Kecamatan Bangli Wayan Suwirta menyerahkan Surat Tanda Daftar Pura dari Dijen Bimas Hindu Kementerian Agama Republik Indonesia.
Wayan Suwirta mengatakan, Surat Tanda Daftar Pura adalah bukti legalitas sebuah pura berdasarkan Keputusan Ditjen Bimbingan Masyarakat Hindu Nomor: 91 Tahun 2016 tanggal 30 Mei 2016 tentang Tanda Pendaftaran Rumah Ibadah Hindu pada Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu untuk Pura Ulun Subak Bukit Jati, Desa Adat Guliang Kawan, Desa Bunutin, Kecamatan Bangli. (LE-BN)







