HeadlinesTabanan

Taman Beji Toyo Tabah Dijaga Ratu Niang Sakti, Tempat Pelebur Leteh

Tabanan, LenteraEsai.id – Berbagai beji dengan pancuranya dapat ditemui hampir di semua daerah di Bali. Sebagian besar di antaranya diketahui memberikan berkah dan taksu, yang tentunya dapat membawa diri ke alam keteduhan jiwa dan raga.

Mulai dari ujung utara ke selatan maupun dari timur ke ujung barat Bali, ada saja suber air suci berupa pancuran atau telaga yang dapat ditunas. Misalnya di Kabupaten Tabanan tepatnya di Banjar Tunjuk Kelod, Desa Tunjuk.

Di banjar tersebut ada pancuran yang diyakini masyarakat setempat maupun dari daerah lain di Bali mampu melebur segala leteh pada diri seseorang. Serta dimanfatkan juga oleh krama sebagai tempat nunas tirta penembak untuk upakara ngaben. Adapun pancuran tersebut bernama Taman Beji Toyo Tabah.

Jro Mangku Pura Puseh lan Mangku ring Taman Beji Toyo Tabah, I Ketut Wirawan, ketika ditemui belum lama ini menyampaikan, ada tiga pancuran di taman beji, masing-masing memiki fungsi yang berbeda-beda, dan airnya dapat ditunas sesuai kebutuhan krama.

“Dari tiga pancuran itu, dua di antaranya bisa dimanfatkan bagi krama yang merasa tidak enak badan dan menghadapi kegeringan atau angane mala, serta tempat pelebur leteh. Sedangkan satu pancuran yang lain yang diberi nama toyo, dijadikan sebagai toya penembak dalam upakara ngaben,” paparnya.

Krama yang datang untuk nunas toya dan melakukan pengelukatan, biasanya membawa haturan berupa Duksina dan Pejati. Sebaiknya datang tangkil pada rahinan-rahinan Bali seperti Kajang Kliwon atau Purnama.

“Jika ada krama yang tangkil tentu wewantetan yang dibawa akan dihaturkan oleh pemangku, dan pantangan dalam melakukan bahkti hanya bagi krama istri yang datang bulan,” kata Jro Mangku Wirawan dengan menambahkan, pemedek yang tangkil dimohonkan untuk tidak melakukan pelukatan terlebih dahulu.

Penglukatan baru bisa dilakukan setelah mendapat petunjuk dari jro mangku, yang tertunya setelah dilakukan persembahan sesaji yang dibawa pemedek.

Mengenai Ida yang melinggih di taman beji, dikatakan bahwa selain Bethara Wisnu dan Ida Bethara Gangga, juga dikenal dijaga oleh Ratu Niang Sakti. Yang menurut paranormal penampakan beliau hanya dapat diketahui oleh orang-orang tertentu saja.

“Memang selain Bethara Wisnu dan Ida Bethara Gangga juga di sini dijaga sosok Ratu Niang Sakti, yang penampakanya akan muncul pada saat-saat tertentu saja dan hanya orang-orang tertentu juga yang dapat melihat, yakni penekun spiritual,” katanya, menjelaskan.  (LE-AK)

Lenteraesai.id