Sucikan Prelingga Ida Bhatara, Digelar Upacara Ngebejiang di Pura Luhur Tanah Lot

Upacara ngebejiang dihadiri pengelingsir Puri Kediri, para pemangku, keluarga selaku penganceng di Pura Luhur Tanah Lot dan masyarakat (Foto: Dok Humas DTW Tanah Lot)

Tabanan, LenteraEsai.id – Rintik hujan tak henti turun hampir merata di seluruh wilayah di Bali. Namun demikian, tidak menyurutkan niat umat Hindu untuk melaksanakan ritual persembahyangan.

Seperti yang tengah terlihat di wilayah Pura Tanah Lot, Tabanan, di mana ratusan ‘pemedek’ tidak henti berduyun datang sehubungan adanya upacara pujawali/piodalan. Di mana odalan di Pura Luhur Tanah Lot akan berlangsung pada hari Rabu Wage Wuku Langkir tanggal 13 Maret 2024. Rangkaian upacara telah dimulai dengan melaksanakan upacara ngebejiang yang berlangsung di Beji Pura Luhur Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, kabupaten Tabanan.

Bacaan Lainnya

Upacara ngebejiang dipimpin Jero Mangku I Wayan Samudra selaku sapuh Agung Pura Luhur Tanah Lot diikuti Para Pengempon Pura Luhur Tanah. Upacara ngebejiang juga dihadiri pengelingsir Puri Kediri dan keluarga selaku penganceng di Pura Luhur Tanah, serta para pemangku Pura Luhur Tanah Lot, pada Selasa (12/3/2024) sore.

Ketua pengempon Pura Luhur Tanah Lot I Komang Dedy Sanjaya SE mengatakan bahwa upacara ngebejiang ini dilakukan pada sore hari untuk menyelesaikan dengan jadwal pasang surut air laut, karena lokasi ngebejiang berada di sebelah Utara Pura Luhur Tanah. “Dengan demikian,  para warga pengayah dapat dengan leluasa membawa sarana upakara yang diperlukan dalam upacara ngebejiang, demikian pula dengan gong/gamelan serta tari pemendak dapat berlangsung dengan baik. Upacara ngebejiang ini dilakukan adalah untuk mensucikan prelingga ida betara dan sarana prasarana yang akan digunakan saat berlangsungnya upacara pujawali,” ujar Komang Dedy Sanjaya.

Komang Dedy juga menjelaskan bahwa pujawali akan berlangsung pada hari Rabu tanggal 13 Maret 2024 dan merupakan petirtan/pujawali jelih, dan akan ‘nyejer’ atau berlangsung sampai dengan hari pesineban Sabtu Paing Langkir tanggal 16 Maret 2024. Dari kurun waktu tersebut jika air laut dalam keadaan pasang pemedek dapat melakukan persembahyangan di Penyawangan/pengayatan Pura Luhur Tanah Lot yang berlokasi di sebelah Utara Pura Luhur Tanah Lot, di sebelah selatan Wantilan”. Ujar Komang Dedy Sanjaya didampingi bersama Pengelingsir Puri Kediri dan vice manajer DTW Tanah Lot Putu Toni Wirawan STP.

Komang Dedy Sanjaya melanjutkan, untuk perkiraan pasang surut air laut sesuai dengan yang telah diunggah di media sosial bahwa pada hari Rabu tanggal 13 Maret 2024 air laut surut mulai pukul 04.00 WITA sampai dengan 10.00 WITA, pasang pukul 11.00 WITA sampai dengan 15.00 WITA, surut kembali pukul 16.00 WITA sampai dengan 22.00 WITA. Pukul 23.00 WITA sampai dengan Kamis 14 Maret 2024 pukul 04.00 WITA air laut pasang. Sedangkan pukul 05.00 WITA sampai dengan 10.00 WITA air laut surut, pukul 11.00 WITA sampai dengan 15.00 WITA air laut diperkirakan pasang. Sedangkan pukul 16.00  WITA sampai dengan pukul 23.00 WITA diprediksi surut. Pada pukul 00.00 WITA sampai dengan Jum’at tanggal 15 Maret 2024 pukul 05.00 WITA air laut pasang, pukul 06.00 WITA sampai dengan 12.00 WITA air laut surut, pukul 13.00 WITA sampai dengan 17.00 WITA air laut pasang, pukul 18.00 WITA sampai dengan 00.00  WITA Sabtu (16/3/2024) air laut surut, pukul 01.00  WITA sampai dengan 06.00 WITA air laut pasang, pukul 07.00 WITA sampai dengan 13.00 WTA air laut surut, pukul 14.00 WITA sampai dengan 18.00 WITA air laut pasang. Pukul 19.00 WITA sampai dengan hari Minggu tanggal (17/3/2024) 01.00 WITA air laut surut, data tersebut kemungkinan ada perbedaan beberapa saat tergantung dengan situasi alam, kata Komang Dedy Sanjaya.

Walaupun dilaksanakan upacara pujawali dari tanggal 13 sampai dengan 16 Maret 2024, kegiatan Tanah Lot sebagai destinasi wisata tetap berlangsung seperti biasa. Hal ini telah dikoordinasikan dengan pihak pengelola DTW Tanah, termasuk dengan seluruh stakeholder terkait yang ada di kawasan Tanah Lot. Untuk tempat parkir bagi para pemedek telah disiapkan tempat parkir Pelaba Pura, parkir DTW Tanah Lot, parkir De Jukung Resto dan areal parkir Pura Luhur pembendungan. “Untuk pengamanan dilakukan oleh pecalang Desa Adat Beraban, pecalang Pura Luhur Tanah Lot, scurity internal DTW Tanah Lot, Polsubsektor Tanah Lot – Polsek Kediri – Polres Tabanan. Dan untuk di pinggir pantai diamankan oleh lifeguards DTW Tanah Lot bersama dengan Satuan Pol Airud Polres Tabanan,” jelas Komang Dedy Sanjaya.

Pewarta: Vivi Suryani

Redaktur: Laurensius Molan

Pos terkait