Pengelola Tirta Gangga Usul Masa Karantina Turis Diberlakukan Empat Hari

Karangasem, LenteraEsai.id – Sedikit demi sedikit kunjungan wisatawan yang datang ke beberapa destinasi tempat wisata khususnya yang ada di Kabupaten Karangasem, Bali terus mengalami kenaikan meskipun tidak terlalu signifikan.

Kepala Pengelola Taman Tirta Gangga Anak Agung Made Kosalya, saat dikonfirmasi, Minggu (10/10/2021) mengatakan, sejak awal dibukanya tempat wisata untuk para pelancong, pengunjung yang datang terus mengalami kenaikan tiap harinya walaupun jumlahnya masih sangat tipis.

Bacaan Lainnya

“Sejak awal dibuka untuk wisatawan, pengunjung yang datang terus mengalami kenaikan, meskipun sangat tipis. Tapi tergantung dari hari dan situasinya juga, karena kenaikannya tidak bisa kita prediksi,” kata Agung Kosalya.

Agung Kosalya menambahkan, untuk hari ‘weekend’ kenaikannya lumayan banyak, walaupun masih jauh dari angka sebelum pandemi Covid-19 melanda dunia.

“Untuk ‘weekend’ pengunjung yang datang ke Taman Tirta Gangga kurang lebih mencapai 100 sampai 150 orang. Jadi jika dibandingkan dengan kunjungan ‘weekend’ saat sebelum Covid-19 melanda dunia, masih di bawah angka 80 persen,” kata Agung Kosalya.

Terkait dengan akan dibukanya Bali untuk wisatawan mancanegara (Wisman), Agung Kosalya mengaku sangat menyambutnya dengan positif. Ia berharap dengan datangnya wisman nanti, angka kunjungan ke tempat wisata khususnya yang ada di Karangasem akan semakin mengalami kenaikan.

Seiring dengan itu, Agung Kosalnya menyatakan, kalau boleh ditawar,  regulasi yang diberlakukan untuk masa karantina Wisman yang masuk ke Indonesia utamanya Bali, dipersingkat dari 8 hari menjadi 4 hari saja. Dengan pertimbangan masa cuti atau izin libur bagi calon wisatawan di negaranya mungkin paling lama hanya satu bulan.

“Kayaknya orang asing yang akan berwisata ke Bali, paling lama diberi izin satu bulan untuk berlibur oleh majikan mereka di tempatnya bekerja. Dan sekarang waktu itu dikurangi untuk karantina 8 hari, saya pikir akan berpengaruh bagi minat orang untuk berwisata ke Indonesia karena hari libur atau cuti yang didapat nyaris habis digunakan untuk masa karantina,” ucap Agung Kosalya. 

Sehubungan dengan itu, ia mengharapkan, kalau memungkinkan massa karantina bagi witasawan yang datang ke Bali dipersingkat saja menjadi selama empat hari, yakni separuh dari yang telah ditetapkan sekarang.  (LE-Jun) 

Pos terkait