Denpasar, LenteraEsai.id – Disiplin penerapan protokol kesehatan belakangan kian digencarkan di wilayah Kota Denpasar, di mana terjadi adanya tren penularan Virus Covid-19 yang terbilang masih tinggi.
Hal ini terbukti dengan terjadinya lonjakan kasus positif di ibu kota Provinsi Bali itu pada Sabtu (26/6) sebanyak 89 orang dan kasus sembuh 18 orang. Sementara kasus meninggal dunia bertambah 1 orang.
“Perkembangan kasus harian, kasus meninggal dunia kembali bertambah 1 orang, kasus sembuh bertambah 18 orang dan kasus positif Covid-19 bertambah 89 orang. Kita harus lebih waspada dan disiplin prokes,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Sabtu (26/6).
Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 15.538 kasus, angka kesembuhan pasien mencapai 14.760 orang (95,00 persen), meninggal dunia 355 orang (2,28 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 423 orang (2,72 persen).
Terkait kasus meninggal dunia, pasien merupakan seorang laki-laki berusia 48 tahun yang berdomisili di Kelurahan Kesiman, Denpasar.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.
“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat. Jadi intinya kapanpun dan di manapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam seminggu terakhir terus mengalami peningkatan,” imbuhnya.
Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.
Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat.
“Mohon kepada masyarakat untuk melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai
Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.
“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas. Selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. (LE-DP)







