Tradisi Barapan Kebo Digelar Meriahkan HUT ke-75 Kemerdekaan RI

Atraksi Karapan Kerbau

Sumbawa, LenteraEsai.id – Semarak kemeriahan untuk merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai nampak di sejumlah daerah di Indonesia.

Salah satunya adalah Karapan Kerbau atau yang biasa disebut oleh masyarakat Sumbawa ‘Barapan Kebo’. Merupakan salah satu atraksi budaya masyarakat Sumbawa di Nusa Tenggara Barat, yang menjadi tradisi khas yang dimiliki masyarakat agraris di Sumbawa, yang hingga kini masih tetap dirawat dan dilestarikan serta tidak kalah menariknya dari tradisi budaya yang dimiliki daerah lain.

Bacaan Lainnya

Terkait hal itu, untuk melestarikan tradisi budaya tersebut, Kodim 1607/Sumbawa bersama komunitas pecinta Barapan Kebo Sumbawa menggelar lomba Barapan Kebo sekaligus untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-75 di Dusun Olat Rawa A Desa Olat Rawa, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa, Minggu (16/8/2020).

Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan SSo MTr (Han) di lokasi event Barapan Kebo mengatakan, bahwa Kodim 1607/Sumbawa serta Jajarannya mendukung penuh dalam melestarikan tradisi budaya tersebut. “Menurut saya, Barapan Kebo adalah salah satu tradisi kearifan lokal yang menarik dan memiliki keunikan serta nilai seni yang harus dilestarikan,” katanya.

Tidak hanya itu, Kodim juga akan turut membantu setiap penyelenggaraan kegiatan positif apa saja di tengah masyarakat, apa lagi kegiatan yang menjadi budaya daerah, karena dijaman milenial seperti sekarang banyak budaya khas daerah terlupakan generasi muda. “Untuk itu, selama kearifan lokal setempat positif kita harus dukung,” ujar Dandim.

Dandim 1607/Sumbawa memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana yang sangat serius memelihara adat istiadat serta seni budaya bersama komponen masyarakat lainnya. Karena menurutnya, dengan selalu mempertahankan kearifan lokal menjadi salah satu modal untuk maju, sehingga tatanan yang ada di tengah masyarakat tidak tergeser oleh pengaruh negatif dari perkembangan jaman.

“Mari kita pelihara budaya kita, karena di dalamnya terdapat nilai kearifan lokal, jalin silaturahmi serta hubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa agar selalu diberikan kelancaran dan keselamatan dalam melaksanakan setiap kegiatan,” ujar Dandim. (LE-SB)

Pos terkait