Kades Dangin Puri Kaja Imbau Masyarakat Tidak Takut Lakukan Rapid Test

Denpasar, LenteraEsai.id – Desa Dangin Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar mengadakan kegiatan pemeriksaan dan rapid test terhadap warga masyarakat di desa itu yang notabene berdagang atau bekerja di pasar tradisional.

Kegiatan yang tampak dihadiri Camat Denpasar Utara I Nyoman Lodra,  Kepala Desa Dangin Puri Kaja AA Ngurah Gede dan Kelian Dinas Banjar Karangsari I Made Sujana itu, digelar di Balai Banjar Karangsari, Desa Dangin Puri Kaja pada Selasa pagi, 30 Juni 2020.

Bacaan Lainnya

Dari hasil test yang dilakukan, kata Kades Dangin Puri Kaja AA Ngurah Gede, terdapat 3 warga yang dinyatakan reaktif.  “Dari 50 orang yang mengikuti rapid test ini, terdapat 3 warga yang menunjukkan hasil reaktif, di mana ketiga orang ini tinggal dalam 1 rumah,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, dengan adanya werga masyarakat yang  reaktif Covid-19, maka pihaknya akan memberi arahan kepada ketiga orang tersebut untuk melakukan isolasi secara mandiri selama 14 hari.

“Nah untuk itu, masyarakat yang hasil rapid test-nya menunjukkan hasil reaktif, kami pastikan agar mereka tidak melakukan kegiatan di luar rumah, dan kami akan menurunkan tim Satgas Covid-19 dari desa untuk memantau kegiatan mereka,” katanya.

Di samping itu, lanjut Ngurah Gede, pihak pemerintah desa akan memberikan sembako untuk memenuhi kebutuhan hidup selama menjalani karantina mandiri di dalam rumah keluarga mereka.

Warga Desa Dangin Puri Kaja selama ini tercatat cukup banyak yang bekerja di pasar tradisional, di mana pasar belakangan ini merupakan tempat yang paling rawan bagi penyebaran Covid-19.

Sehubungan dengan itu, Ngurah Gede mengaku akan melakukan pendataan guna mengetahui secara lebih seksama tentang siapa-siapa saja penduduk yang bekerja di pasar, kemudian kepada mereka akan menyusul dilakukan rapid test secara berkelanjutan.

“Karena di Desa Dangin Puri Kaja banyak masyarakat yang bekerja di pasar, maka dari itu saya akan melakukan pendataan untuk bisa dilakukan rapid test secara berkelanjutan,” ujarnya, menjelaskan.

Ia berharap masyarakat tetap dapat mematuhi protokol kesehatan dan juga jangan takut untuk melakukan rapid test. “Cukup banyak warga masyarakat yang membandel dan menolak dilakukan rapid test dengan alasan takut,” katanya.

Untuk itu, Ngurah Gede sekali lagi menekankan masyarakat untuk tidak perlu takut mejalani rapid test, sekaligus tetap mampu mematuhi protokol kesehatan guna menekan angka penularan Covid-19.  (LE-Tia) 

Pos terkait