Kerobokan, LenteraEsai.id – Kebakaran yang terjadi di area Lapas Kelas IIA Kerobokan Bali pada Senin (25/3) sore lalu, disebutkan menimpa Wisma Tirta Gangga yang dalam keadaam kosong tidak berpenghuni, karena masih dalam proses pembongkaran.
“Itu wisma hunian lama yang dalam keadaan kosong, dan kini dalam proses pembongkaran untuk dilakukan perbaikan,” kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Bali I Putu Murdiana yang melaksanakan peninjauan pembongkaran bangunan lama di Lapas Kerobokan tersebut, Rabu (27/3/2024).
Ia mengungkapkan, sore itu sekitar pukul 16.00 Wita, api dengan cepat membesar dan melahap bangunan wisma yang sudah dikosongkan dan sedang dalam proses pembongkaran. Untungnya, tidak ada aktivitas pembinaan maupun penghuni di area tersebut, sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa itu.
Sehari sebelum kejadian, I Putu Murdiana juga mengaku sempat melaksanakan peninjauan pembongkaran bangunan lama pada Lapas Kerobokan tersebut. Saat itu, Murdiana sempat mengingatkan para pekerja untuk meningkatkan kewaspadaan dikarenakan banyaknya material bekas bangunan yang tentunya menjadi kerawanan di dalam lapas.
Ia berharap bekas bongkaran bangunan dapat sesegera mungkin dipindahkan, dan areal pembongkaran dapat dipasang pagar pengaman sebagai steril area.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas II A Kerobokan RM Kristyo Nugroho yang menerima laporan tentang adanya kejadian sore itu, langsung menuju TKP dan menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung untuk melakukan pemadaman. Tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 16.28 Wita.
Petugas BPBD Badung dan pihak Polsek Kuta Utara turut membantu proses pemadaman. Pada pukul 17.15 Wita, api berhasil dipadamkan. Petugas memastikan area yang terbakar tidak meluas dan situasi Lapas Kerobokan kondusif. “Syukurlah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar RM Kristyo Nugroho.
Proses pemadaman berjalan dengan lancar dan situasi Lapas Kerobokan tetap aman dan terkendali. Kalapas bersama Kepala Satuan Pengamanan Lapas dan unsur terkait melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kebakaran dan upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Berkaitan dengan kejadian itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali Romi Yudianto menegaskan tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut. “Kami bersyukur api dapat dipadamkan dengan cepat dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujar Romi.
Ia menjelaskan bahwa bangunan yang terbakar adalah wisma hunian lama yang sudah dikosongkan dan sedang dalam proses pembongkaran. “Saat kejadian, tidak ada aktivitas pembinaan maupun penghuni di area tersebut,” ujarnya.
Romi mengapresiasi kesigapan petugas Lapas Kerobokan, Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung, BPBD Badung, dan Kepolisian Sektor Kuta Utara yang telah bekerja sama dengan cepat untuk memadamkan api. “Kami juga telah menginstruksikan Kalapas Kerobokan untuk melakukan investigasi guna mengetahui penyebab kebakaran dan melakukan langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa mendatang,” katanya, menegaskan.
Pewarta: Vika Jantika
Redaktur: Laurensius Molan







