Buleleng, LenteraEsai.id – Berawal dari saling lirik pada saat bertemu di SPBU Desa Pengulon, Kabupaten Buleleng, tiga anak baru gede (ABG) akhirnya terlibat saling tantang hingga berujung aksi penebasan dengan senjata tajam jenis parang.
ABG berinisial Gede AP (17) dan I Gusti MJ (17), harus menderita luka-luka setelah ditebas menggunakan sebilan parang oleh tersangka pelaku RR (20), pemuda asal Banjar Dinas Pungkukan, Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.
Petugas Unit Reskrim Polsek Kawasan Laut Celukan Bawang yang turun ke tempat kejadian, Kamis (30/12) mengungkapkan, perkelahian ABG dua lawan satu itu terjadi di dekat Pura Segara Banjar Dinas Celukan Bawang, Desa Celukan Bawang pada Rabu (29/12) sore sekitar pukul 17.00 Wita.
Kejadian tersebut berawal ketika mereka yang masing-masing mengendarai sepeda motor, keluar meninggalkan pompa bensin dengan bersama-sama menuju arah timur jalan Celukan Bawang-Seririt. Sampai di persimpangan jalan di sebelah selatan Karang Tina Desa Tinga-Tinga, RR sempat berteriak “Tunggu di pantai”.
Sesampai di sebelah utara Toko Suwecan Widi, Gede AP dan Gusti MJ berbalik ke arah barat menuju sebelah utara Pura Segara di Jalan Karang Desa Celukan Bawang. Tak berselang lama, datang RR dengan membawa senjata tajam jenis parang.
Begitu bertemu dua ABG yang sempat diajaknya saling pandang di pom bensin, RR langsung mengayunkan parangnya ke arah Gede AP, namun sempat dihadang oleh korban Gusti MJ hingga ayunan parang RR mengenai jari tengah Gusti MJ hingga hampir putus.
Ayunan parang berikutnya kembali diarahkan ke Gede AP hingga korban mengalami luka robek di bagian punggungnya. Usai melakukan penebasan, tersangka RR kabur ke arah selatan dari tempat kejadian.
Polisi yang mendapat laporan tentang kejadian itu akhirnya berhasil meringkus tersangka pelaku RR, dan kasusnya kini dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Kawasan Laut Celukan Bawang. (LE-BL)







