Bogor, LenteraEsai.id – Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Bogor, Jawa Barat pada Minggu (17/10) sore, telah mengakibatkan bagian dinding dan atap sejumlah rumah milik warga mengalami kerusakan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor melaporkan, sedikitnya ada empat rumah yang mengalami kerusakan, dengan rincian satu unit rumah kategori rusak berat dan tiga rumah kategori rusak ringan.
Fenomena ini melanda Desa Putat Nutug di Kecamatan Ciseeng, dan Desa Karang Asem Barat di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Sebanyak 4 KK dengan 19 jiwa terdampak serta menyebabkan 1 KK/3 jiwa mengungsi ke rumah kerabat terdekat akibat kejadian ini.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari PhD mengungkapkan, selain mengakibatkan kerusakan rumah warga, pohon di sejumlah ruas jalan juga bertumbangan hingga sempat menutup akses jalan di beberapa lokasi.
Pascakejadian, BPBD Kabupaten Bogor segera mengerahkan Tim Reaksi Cepat bersama tim gabungan lainnya untuk melakukan evakuasi pembersihan batangan dan dahan pohon yang tumbang.
Disamping itu, pendataan dan koordinasi dengan lintas instansi juga terus dilakukan BPBD guna mempercepat penanganan kejadian ini, ucapnya.
Berdasarkan analisa InaRISK, Bogor memiliki potensi cuaca ekstrem dengan kategori sedang hingga tinggi. Dalam rangka upaya mengurangi risiko dampak dari bencana hidrometeorologi yang salah satunya fenomena angin kencang, BNPB mengimbau untuk selalu waspada dan siap siaga.
Selain itu, warga juga dapat melakukan tindakah pencegahan seperti melakukan pemotongan ranting pohon di sekitar tempat tinggal dalam rangka menghadapi potensi bencana yang dipicu faktor cuaca. Masyarakat juga dapat memantau perkembangan cuaca dan potensi bahaya sekitar melalui sumber resmi melalui InaRISK maupun info BMKG, ujar Abdul Muhari, mengingatkan. (LE-BG)







