Kuta, LenteraEsai.id – Tiga pemuda yang berasal dari Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya diamakan pihak berwajib karena diduga telah melakukan tindak pengeroyokan terhadap warga asal Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali.
Ketiga pelaku pengeroyokan terhadap korban I Ketut Partawan (37) itu, masing-masing Agustinus Keduduka (23), Bili Bara Baggi (33) dan Hasim Tamulahaga (23).
Kapolsek Kuta Utara AKP Putu Kurniawandari SH SIK ketika dihubungi, Selasa (1/6), membenarkan bahwa pihaknya telah meringkus 3 pemuda asal Sumba Barat yang telah melakukan aksi pengeroyokan terhadap korban Ketut Partawan pada pertengahan Mei lalu.
Ia menyebutkan, hari itu, Kamis, 13 Mei 2021 sekitar pukul 01.00 Wita, korban Partawan sedang duduk merokok di depan rumah kosnya di Jalan Muding Indah V No.10 X Banjar Muding Kaya, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung. Tak lama kemudian, datang 3 orang tak dikenal dengan masing-masing mengendarai sepeda motor berknalpot brong.
Karena ketiganya berhenti di depan rumah kos korban, Partawan menghampiri dan bertanya akan kemana ?. Bersamaan dengan itu, Partawan juga menegur pelaku, jika lewat jalan ini suara sepeda motornya (kanlpot brong red) dipelankan, karena sangat mengganggu warga sekitar, terlebih ini malam hari.
Mendapat peringatan tersebut, kata Kapolsek, malah ketiganya merasa tersinggung hingga berujung aksi pengeroyokan terhadap Partawan dengan menggunakan pisau dan timpugan batu. Usai mengeroyok korban, ketiganya kabur dengan sepeda motornya.
“Akibat dari kejadian tersebut, korban mengalami luka pada kepala, patah pada jari tangan kiri, luka pada pergelangan tangan kiri dan luka gores pada perut. hingga harus dilarikan ke RS Mangusada Kapal,” ucapnya.
Mantan Kapolsek Mengwi yang akrab disapa Diah ini menyebutkan, tersangka diamankan pada hari Jumat (28/5) lalu pukul 20.00 Wita di tempat kosnya di kawasan Sidakarya Denpasar Selatan oleh Tim Opnal Polsek Kuta Utara yang dipimpin Kanitreskrim Iptu Made Purwantara S TrK. “Saat ditangkap, para tersangka mengakui perbuatannya,” ujarnya. (LE-DP)







