Denpasar, LenteraEsai.id – Polisi yang diterjunkan untuk melakukan penyelidikan sudah mengantongi ciri-ciri terduga pelaku yang telah melakukan pembunuhan terhadap korban Sri Widayu (49), seorang pedagang keripik pisang dan peyek di Sanur Kauh, Kota Denpasar.
“Sudah teridentifikasi. Dan saat ini petugas yang turun ke lapangan sedang memastikan informasi untuk segera menangkap si pelaku,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan saat dikonfirmasi, Kamis (4/2).
Ia mengatakan, terduga pelaku pembunuhan terhadap korban saat ini sedang dibuntuti polisi. Untuk sementara dia masih berada di Bali. Dikatakan, pelaku berjumlah satu orang, namun masih dilakukan pendalaman.
“Sementara kami duga yang melakukan satu orang. Itu yang sedang kami kejar sekarang. Apakah ada pelaku lain yang bertugas membantu pelaku dalam melancarkan aksinya, masih kami didalami,” ungkap Kombes Jansen.
Kombes Jansen mengatakan, kasus pembunuhan sadis tersebut menjadi atensi khusus dari Kapolda Bali. Dikatakan, Kapolda Bali memerintahkan Direktorat Reserse Kriminal Umum membantu Polresta Denpasar untuk segera dapat mengungkap kasus tersebut.
“Kami sudah mengidentifikasi pelaku. Terduga pelaku itu diharapkan segera bisa ditangkap,” kata Kapolresta dengan menjelaskan bahwa hasil autopsi terhadap jenazah, korban diduga tewas akibat dihantam benda tumpul.
Dari hasil penyelidikan sementara, pelaku pembunuhan sadis itu satu orang. Peristiwa itu terjadi ada indikasi utang piutang. Peristiwa itu terjadi sementara diduga motif ekonomi. Seperti apa bentuk motif ekonomi itu akan didalami lebih lanjut.
“Kami sudah mengidentifikasi terduga pelaku. Semoga tidak meleset. Saat ini tim di lapangan sedang berupaya menangkap si pelaku,” kata Kapolresta Denpasar, menegaskan.
Seperti telah diberitakan, Sri Widayu, wanita yang belum lama ini pisah ranjang dengan suaminya, ditemukan tewas pada Selasa (2/2) malam sekitar pukul 20.30 Wita di warung kontrakannya Jalan Bypass Ngurah Rai Nomor 438 Sanur Kauh, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar.
Polisi yang malam itu turun ke tempat kejadian, menduga kuat korban tewas akibat tindak pidana pembunuhan. Pada kepala bagian belakang dan kening korban yang warga asal Banyuwangi, Jawa Timur itu, ditemukan luka robek dan memar yang diduga bekas hantaman benda tumpul. (LE-DW)







