Denpasar, Lenteraesai.Id – Institut Teknologi dan Bisnis (ITB)-STIKOM Bali baru saja melantik sejumlah pejabat dalam rangka pengangkatan pejabat struktural di lingkungan ITB Stikom Bali, sekaligus menggelar Rakornas Stikom Bali Group, di kampus perguruan tinggi tersebut di Renon Denpasar, Kamis (21/1/2021) pagi.
Pelantikan pada pagi itui dilakukan oleh Rektor ITB Stikom Bali Dr Dadang Hermawan, di Aula Gedung Stikom lantai IV dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran yang tertuang dalam surat edaran pemerintah.
Pejabat di bawah WR 1 yang dilantik adalah Dr Dian Rahmani SS MHum sebagai Direktur Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Perpustakaan, Dian Pramana SKom MKom sebagai Dekan Fakultas Informatika dan Komputer, Ni Ketut Dewi Ari Jayanti MT MKom sebagai Dekan Fakultas Bisnis dan Vokasi, Erma Sultyo Rini SE MMKom sebagai Direktur Administrasi Akademik dan Kemahassiwaan, serta Sofwan Hanief SKom MT sebagai Direktorat Pengembangan Akademik dan Pusat Komputer.
Berikutnya, pejabat di bawah WR 2 yang dilantik adalah Ratna Kartika Wiyati SE MKom tetap pada psosisinya sebagai Direktur Sumberdaya, I Wayan Gede Narayana SKom MKom sebagai Direktur Kampus Jimbaran, Ir I Nengah Usdek Maharipa sebagai Direktur Kampus Abiansemal.
Selanjutnya, pejabat di bawa WR 3 yang dilantik adalah Dra Ni Made Astiti MMKom sebagai Direktur Kerjasama, Pemasaran dan Humas, Dr Evi Triandini MEng sebagai Direktur Layanan Industri, Karir dan Alumni, Candra Ahmadi SKom MT sebagai Direktur Pengembangan Inovasi, HAKI, Inbis dan Teknologi Budaya, serta Ni Lh Ratniasih SKom MT sebagai Direktur Penjaminan Mutu dan Pengawasan Internal.
Rektor ITB Stikom Bali Dr Dadang Hermawan mengatakan, pelantikan serta Rakornas ini dilaksanakan secara luring serta daring. Dasar dari pelantikan ini adalah untuk mengantisipasi perubahan yang terjadi akibat dari wabah Covid-19 yang menyebabkan pandemi.
“Dasar dari pelantikan ini adalah untuk mengantisipasi perubahan yang terjadi, apalagi sedang pandemi, agar di masa pandemi tidak terjadi penurunan performance, selain itu dapat mengambil hikmah akibat pandemi terjadi transformasi ke arah IT,” ujarnya.
Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti induk Stikom Bali Prof Dr I Made Bandem MA juga menambahkan bahwa pengembangan struktur merupakan momentum yang terbaik untuk melakukan penataan sistem dalam rangka peningkatan kinerja yang telah dicapai pada masa pandemi
“Inilah momentum yang terbaik untuk melakukan penataan sistem, karena perkembangan serta kemajuan IT sangat pesat pada masa pandemi. Selain itu, ITB Stikom juga dapat menerima 1206, yang mana naik 6 orang dari tahun sebelumnya. Oleh karena itu, kita perlu mengembangkan pembelajaran daring yang efektif karena pembelajaran daring tidak hanya memberikan pembelajaran di kelas, namun dapat menjabarkan modul dan pembelajarannya sangat penting. Selain itu, jikapun kami harus membagi untuk kelas daring serta luring, kami sanggup untuk melaksanakannya,” kata Prof Bandem, menandaskan. (LE-DP)







