judul gambar
BulelengHeadlines

Transmisi Lokal Masih Terjadi di Buleleng, Namun Dibarengi Angka Pasien Sembuh

Buleleng, LenteraEsai.id – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng menyatakan bahwa di wilayahnya masih terjadi kasus penularan Virus Corona melalui transmisi lokal.

Pada hari ini tercatat penambahan 19 kasus terkonfirmasi positif yang baru melalui transmisi lokal. Namun demikian, hal tersebut dibarengi dengan penambahan pasien sembuh sebanyak 4 orang, kata Dr Drs I Ketut Suwea MSi, anggota Seksi Humas GTPP Buleleng kepada pers, Rabu (30/9) petang.

Ketut Suweca menerangkan, penambahan pasien sembuh empat orang itu masing-masing berasal dari Kecamatan Banjar, Seririt, Tejakula dan Kecamatan Sukasada, sehingga persentase kumulatif pasien sembuh di Buleleng menjadi sebesar 88,67 %.

Kendati demikian, kasus terkonfirmasi baru juga bertambah cukup signifikan mencapai 19 orang. Ketut Suweca yang juga Kadis Kominfosanti Buleleng menyampaikan, penambahan tersebut berasal dari Kecamatan Seririt 6 orang, Buleleng 5 orang, masing-masing 2 orang dari Kecamatan Banjar dan Sukasada, serta Kecamatan Kubutambahan, Gerokgak, dan Tejakula masing-masing satu orang.

Terkait data lainnya, Ketut Suweca menerangkan secara kumulatif jumlah kasus terkonfirmasi sebanyak 838 orang dengan rincian, sembuh sebanyak 743 orang, kasus meninggal tetap 37 orang. Sedangkan yang dirawat di Buleleng bertambah menjadi 57 orang dan dirawat di luar Buleleng sebanyak 1 orang.

Data lainnya, kasus suspek kumulatifnya sebanyak 1.015 orang, dengan rincian suspek konfirmasi sebanyak 463orang, discarded sebanyak 454 orang, suspek masih dipantau sebanyak 58 orang, probable tetap 40 orang, ucapnya.

Sementara itu, perkembangan kasus kontak erat di Buleleng mengalami peningkatan menjadi 6.013 orang, dengan rincian kontak erat konfirmasi 259 orang, discarded 5.285 orang, karantina mandiri sebanyak 260 orang, dan kontak erat menjadi suspek sebanyak 209orang. Lebih lanjut, dijelaskan kasus konfirmasi non suspek/kontak erat bertambah menjadi 116 orang.

Selain itu, Ketut Suweca juga menerangkan permohonan Surat Keterangan (Suket) tempat ibadah aman dari Covid-19 yang diajukan sebanyak 148 permohonan. Dengan rincian total permohonan suket yang sudah ditandatangani sebanyak 139, permohonan yang masih dalam proses verifikasi sebanyak 9 permohonan tempat ibadah, dan yang sudah ditandatangani namun masih dievaluasi kembali sebanyak 46 permohonan tempat ibadah.

Di penghujung rilis, Kadis Suweca mengajak masyarakat untuk selalu berpegang teguh kepada protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19, seperti menggunakan masker saat keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir atau hand sanitizer, dan ,menjaga jarak.  (LE-BL)

Lenteraesai.id