Buleleng, LenteraEsai.id – Semangat kebangkitan generasi muda melalui seni dan kreativitas mengemuka dalam gelaran Parade Puisi dan Akustik yang diselenggarakan Radio Nuansa Giri FM di Gedung Sasana Budaya, Singaraja, Sabtu (23/5). Mengusung tema ‘Bangkit Berkarya, Bersatu dalam Nada’, kegiatan tersebut menjadi ruang ekspresi sekaligus penguatan persatuan di kalangan masyarakat, khususnya anak muda Buleleng.
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, dalam sambutannya menegaskan bahwa momentum Hari Kebangkitan Nasional tidak hanya dimaknai sebagai kebangkitan fisik dan ekonomi, tetapi juga kebangkitan budaya, kreativitas, seni, dan semangat persaudaraan.
“Melalui puisi dan musik, kita diajak untuk membangun optimisme, memperkuat persatuan, dan menyalurkan energi positif bagi kemajuan daerah. Kebangkitan bangsa tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari tumbuhnya kreativitas dan karakter masyarakatnya,” ujar Putu Ariadi
Lebih jauh disampaikan, di era digital saat ini setiap karya dan tindakan memiliki dampak luas karena mudah dilihat masyarakat. Oleh sebab itu, generasi muda diharapkan mampu memanfaatkan ruang digital secara bijak dengan menyebarkan hal-hal positif sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada dunia.
“Setiap kata, karya, dan tindakan kita hari ini dapat dilihat banyak orang. Karena itu mari gunakan media sosial dengan etika, sebarkan nilai-nilai positif, dan tunjukkan bahwa Buleleng memiliki generasi muda yang kreatif, berbudaya, serta penuh semangat kebersamaan,” ajaknya.
Lebih lanjut ujar Ariadi, Buleleng memiliki kekayaan budaya, seni, alam, dan sumber daya manusia yang menjadi modal besar untuk membangun citra daerah di tingkat nasional maupun internasional. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mempromosikan identitas positif Buleleng melalui karya-karya kreatif.
“Satu kebaikan yang kita sebarkan akan dilihat banyak orang. Jika ribuan kebaikan terus disebarkan, maka citra Buleleng sebagai daerah yang ramah, kreatif, dan berbudaya akan semakin kuat,” imbuhnya.
Diakhir disampaikan kegiatan Parade Puisi dan Akustik juga diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan sehingga menjadi ruang apresiasi bagi seniman, komunitas, dan anak muda Buleleng untuk terus berkarya dan menunjukkan potensi terbaiknya.
Pada kesempatan tersebut, nampak hadir Nyonya Putri Suastini Koster dengan membawakan Puisi berjudul “Sumpah Kumbakarna” yang membius penonton di gedung tersebut, nampak pula Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Nyonya Hermawati Supriatna, Ketua KPID Bali, Kelian Desa Adat Buleleng, sejumlah pimpinan SKPD dan masyarakat yang sangat antusias menyaksikan “Parade Puisi dan Akustik.
Untuk diketahui kegiatan tersebut merupakan bagian dari program “Nuansa Harmoni” yang diluncurkan sejak Maret 2026 oleh Radio Nuansa Giri FM sebagai wadah ekspresi sastra dan seni bagi pelajar serta masyarakat di Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini diikuti 36 penampil baik puisi dan musikalisasi dari siswa SMP, SMA/SMK, Yowana, Tokoh Seni dan Adat dan perguruan tinggi. (LE-VJ)







