Denpasar LenteraEsai.id – Proyek pembangunan gedung SMA Negeri 11 Denpasar tahap pertama selesai dikerjakan. Proyek tahun anggaran 2021 itu digarap rekanan CV Jaya Kerti yang berkantor di Kabupaten Gianyar. Sekolah itu berdampingan dengan gedung SMPN 13 Denpasar
Proyek yang anggarannya bersumber dari APBD Provinsi Bali itu, terletak di wilayah Desa Padangsambian Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar.
Ketua Komite SMAN 11 Denpasar, Drs I Wayan Diana bersama anggota belum lama ini sempat meninjau proyek gedung sekolah tersebut. Tetapi ketika itu tidak bertemu dengan pihak rekanan yang mengerjakan proyek, karena kunjungan dilakukan secara informal. Maksudnya tidak memberitahukan terlebih dahulu.
“Kami hanya kebetulan mampir ke sini (ke proyek gedung SMAN 11 Denpasar Red-), kebetulan dekat. Ini gedung untuk ruang belajar tiga lantai dengan sembilan ruang kelas sudah rampung,” katanya di Denpasar, Rabu (23/3).
Dikatakan Diana, yang tersedia baru satu unit gedung utama untuk ruang belajar. Sedang mobiler (bangku dan kursi)-nya belum tersedia. Demikian pula kantor guru belum rampung, baru berdiri kerangka kantor. Pihaknya mendengar informasi, tahun 2022 ini akan dilakukan proyek lanjutan.
“Saya sih mendengar informasi, bahwa proyek akan dilanjutkan tahun 2022 ini. Kami juga berharap mudah-mudahan informasi itu benar,” ucapnya.
Masih kata Ketua Komite SMAN 11 Denpasar itu, masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang mesti dikerjakan. Yakni gedung kantor untuk kepala sekolah, guru dan pewai, kelengkapan mobiler, juga pengaspalan jalan menuju sekolah. Demikian pula penataan halaman, penyediaan halaman parkir, tembok penyengker (tembok keliling) dan lainnya.
Warga di sekitar proyek kepada LenteraEsai.id (LE) menyebutkan, pengerjaan gedung SMAN 11 Denpasar sebagian besar sudah selesai sejak beberapa bulan lalu. Kini hanya menunggu kelanjutan proyek untuk merampungkan ruang kantor yang baru berdiri kontruksinya saja.
Seperti diberitakan LE sebelumnnya, dalam tahun ajaran 2021 Dinas Pendidikan Provinsi Bali menerima beberapa siswa SMAN dan SMKN baru. Sedang gedung sekolahnya belum ada. Siswa yang sudah direkrut menumpang di sekolah-sekolah yang sudah ada dan lokasinya berdekatan. Misalnya siswa SMAN 11 numpang di SMAN 1 Kuta, Kabupaten Badung. Siswa SMAN 2 Kuta Utara, tandem di SMAN 1 Kuta Utara di Desa Dalung, Kabupaten Badung. (LE/Ima)







