Karangasem, LenteraEsai.id – Bencana alam sepertinya masih terus mengintai Kabupaten Karangasem, Bali bagian timur. Setelah sebelumnya sempat terjadi banjir dan tanah longsor, kini sebatang pohon tiba-tiba tumbang pada Selasa (22/3) malam.
Bila saat banjir dan tanah longsor sempat merusak beberapa bangunan, kendaraan dan menghanyutkan perabotan rumah tangga, pohon tumbang merusak tiang dan kabel aliran listrik. Tidak hanya itu, jalanan pun dibuatnya macet total.
Sebatang pohon kayu santen setinggi 15 meter dengan garis tengah 80 cm, tumbang melintang di jalan raya Amlapura-Denpasar, tepatnya di Banjar Dinas Yeh Malet, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, demikian pewarta LenteraEsai.id melaporkan dari lokasi kejadian, Rabu (23/3).
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Karangasem I Putu Eka Putra Tirtana yang terjun langsung ke lokasi kejadian mengatakan, pohon kayu santen yang tergolong cukup panjang, tumbang dengan menutup badan jalan yang cukup ramai dilalui aneka kendaraan bermotor.
Akibatnya, jalan raya Amlapura-Denpasar itu menjadi terhambat hingga sempat menimbulkan kemacetan arus lalu lintas dengan antrean kendaraan yang cukup panjang, ujar Eka Tirtana, menjelaskan.
Selain menutup akses jalan raya hingga membuat kemacetan, pohon santen yang tumbang itu juga menimpa untaian kabel dan tiang listrik milik PLN hingga roboh. Hal ini membuat proses penanganan memakan waktu yang cukup lama, katanya.
“Namun cukup beruntung, saat kejadian di tengah malam tersebut tidak ada kendaraan dan orang yang lewat, sehingga tidak sampai terjadi korban jiwa maupun luka-luka,” ucap Eka Tirtana.
Untuk melakukan penanganan, BPBD Karangasem mengerahkan TRC BPBD Regu I ke lokasi kejadian, dibantu juga oleh pihak PLN Karangasem, Satuan Lalu Lintas Polsek Manggis, dan juga warga masyarakat setempat.
“Saat ini penanganan pohon yang tumbang tersebut sudah dapat dilakukan, sehingga akses jalan raya sudah kembali normal seperti biasa,” ujar Eka Tirtana, mengungkapkan. (LE-Jun)







