Warga Kalitape Ditemukan Terapung Tak Bernyawa di Sungai Sampean Baru

Tim SAR gabungan kemudian mengerahkan satu SRU (Search and Rescue Unit) untuk melakukan pengecekan di lokasi penemuan jenazah di Sungai Sampean Baru

Bondowoso, LenteraEsai.id – Yudi (60), penduduk Desa Kalitape, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, ditemukan tim SAR gabungan sudah tak bernyawa terapung di aliran Sungai Sampean Baru,  Jumat (17/7) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jember, Rudy Prahara mengatakan, penemuan korban ini berawal dari informasi warga yang melihat ada jenazah yang terapung di permukaan air sungai, tepatnya di koordinat 7° 50′ 52″ S 113° 55′ 24″ E.

Bacaan Lainnya

Atas dasar laporan dari warga tersebut, lanjut Rudy, tim SAR gabungan kemudian mengerahkan satu SRU (Search and Rescue Unit) untuk melakukan pengecekan di lokasi penemuan jenazah yang dimaksud warga.

Setelas memastikan bahwa jenazah yang ditemukan memiliki kesamaan ciri dengan korban yang sebelumnya dilaporkan hanyut dan sedang dalam pencarian, SAR gabungan langsung mengevakuasi jenazah dari sungai untuk kemudian membawa dan menyerahkannya kepada pihak keluarga di rumah duka.

Rudy mengatakan, sebelumnya dalam upaya pencarian korban, tim SAR gabungan telah mengerahkan empat SRU untuk melakukan pencarian di kawasan sungai. SRU pertama bertugas menyisir daerah bendungan Sampean Baru dengan menggunakan perahu karet.

SRU kedua melakukan penyisiran dengan tehnik rafting, dari daerah yang terletak di koordinat 7° 51′ 12″ S 113° 55′ 08″ E menuju daerah pada  koordinat 7° 50′ 43″ S 113° 55′ 27″ E.

SRU ketiga dan SRU keempat melakukan penyisiran dengan berjalan menyusuri sisi kanan dan kiri aliran Sungai Sampean Baru, tepatnya di bagian sungai yang dangkal, dimulai dari daerah yang terletak di koordinat 7° 51′ 12″ S 113° 55′ 08″ E menuju daerah yang terletak di koordinat 7° 50′ 43″ S 113° 55′ 27″ E.

Pada saat yang bersamaan, tim SAR gabungan juga mengerahkan satu SRU untuk melakukan pemantauan darat di sejumlah titik, serta menyebarluaskan informasi kejadan ini kepada warga yang beraktivitas di sekitar sungai. Hal ini bertujuan apabila nantinya ada yang melihat korban, diharapkan untuk segera melaporkannya kepada petugas.

Ternyata benar, setelah kemudian ada warga yang melihat ada jenazah yang terapung di permukaan sungai langsung melaporkannya.

Selain tim operasi Pos SAR Jember, upaya pencarian korban Yudi yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Sampean Baru itu juga melibatkan unsur SAR gabungan, di antaranya dari Polsek Tapen, Koramil Tapen, BPBD kabupaten Bondowoso, BP 1311 Kwarcab Bondowoso, SAR OPA Jember, SAR Langit, Biting Rescue, SAR Sispala, RAPI, ORARI dan warga sekitar. (LE-BD)

Pos terkait