Diguyur Hujan Deras, Dua Pendaki Asal Inggris Tersesat di Gunung Agung, Ditemukan Lunglai

Karangasem, LenteraEsai.id – Dua WNA asal Inggris yang dilaporkan tersesat saat mendaki Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali bagian timur, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat pada Jumat dini hari, 28 Oktober 2022.

Dua pelancong atas nama Liam Daniel (23) dan Alexander Wiliam (27) itu, ditemukan tim SAR gabungan pada ketinggian 1.830 meter di atas permukaan laut (DPL) dalam kondisi lunglai setelah hampir semalaman ‘begadang’ di bagian lereng selatan gunung setinggi 3.142 meter DPL itu.

Bacaan Lainnya

Putu Agus Handika Bhayangkara, koordinator lapangan tim SAR gabungan ketika dihubungi siang harinya mengatakan, keduanya ditemukan dalam kondisi fisik yang cukup lemah, sehingga begitu berhasil dievakuasi menuju Embung Telungbuana, Desa Sebudi, keduanya langsung dilarikan petugas PMI Karangasem ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Upaya pencarian terhadap dua warga negara Inggris itu dilakukan setelah pihak Basarnas Karangasem mendapat laporan tentang belum kembalinya  dua orang asing yang melakukan pendakian pada Kamis, 27 Oktober lalu.

Mendapat laporan itu, sebanyak 10 orang anggota tim rescue Pos SAR Karangasem pada Kamis (27/10) sekitar pukul 21.55 Wita diberangkatkan menuju Pura Pasar Agung, Desa Sebudi. Setelah bergabung dengan unsur SAR lain, dilakukan briefing untuk selanjutnya bergerak menelusuri jalan setapak di bagian lereng selatan Gunung Agung.

Di tengah kegelapan malam di bawah guyuran hujan cukup lebat, akhirnya tim SAR menemukan kedua yang dicari pada koordinat 08°21’40,77” S-115° 29’50,48’’ di ketinggian 1.830 meter DPL, Jumat (28/10) dini hari sekitar  pukul 04.45 Wita.

“Dini hari itu target kami temukan dalam keadaan selamat, kemudian langsung diarahkan menuju Telungbuana, Desa Sebudi,” ujar Agus Handika Bhayangkara, menjelaskan.

Meski kondisi fisiknya cukup lemah, kata Agus, namun keduanya masih dapat melanjutkan perjalan turun gunung. Setelah cuaca cerah dan matahari terbit, tim SAR gabungan mengevakuasi korban menuju arah Embung Telungbuana.

Mengenai kendala yang sempat dihadapi tim SAR gabungan, Agus menyebutkan, yakni akses jalan setapak tak terlihat jelas karena jarak pandang terbatas dengan cuaca berkabut dan turun hujan yang lebat.

Akhirnya pada pukul 07.07 Wita, kedua pendaki tersebut tiba di Embung Telungbuana, Desa Sebudi dengan selamat, meski seorang atas nama Alexander mengalami cedera pada kaki. Selanjutnya mereka dibawa ke Puskesmas Selat dengan menggunakan ambulance milik PMI Karangasem.

Sementara unsur SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian tersebut, di antaranya Basarnas Bali (Pos SAR Karangasem), Kodim 1623 Karangasem, PMI Karangasem, Babinsa Sebudi, Babinkantibmas Sebudi, Babinsa Selat, Babinkantibmas Selat, Polsek Selat, BPBD Karangasem serta pemandu lokal yang tergabung dalam Organisasi Pemandu Argayana Pasar Agung.  (LE-Ami)

Pos terkait