Denpasar, Lenteraesai.id – Sebanyak 890 siswa kelas XII tahun ajaran 2019/2020 dari 7 SMK Bali Global se-Bali, dilepas pihak sekolah melalui sistem daring (online) dengan aplikasi zoom, sesuai dengan anjuran pemerintah tentang protokol kesehatan Covid-19, di Denpasar pada Sabtu, 6 Juni 2020.
Acara pelepasan siswa tersebut tampak dihadiri Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud RI, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Propinsi Bali, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VIII, pembina, pengawas dan para pengurus Yayasan Widya Dharma Shanti serta petinggi SMK TI Bali Global
Dr Dadang Hermawan selaku Ketua Panitia Pelepasan Daring SMK Bali Global menyampaikan banyak puji syukur, sehingga dapat berkumpul bersama melalui daring dalam rangka pelepasan 890 siswa kelas XII SMA Bali Global se-Bali.
“Pada kesempatan ini yang merupakan pelepasan secara daring pertama di Bali untuk kelas 12 SMK, izinkan saya melaporkan bahwa jumlah siswa kelas 12 yang dilepas sebanyak 890 orang,” katanya.
Kepada para siswa yang dilepas, Dr Dadang mengucapkan selamat dan sukses untuk anda semua dengan harapan dapat menggunakan ilmu, keterampilan dan wawasan yang diperoleh selama ini untuk kepentingan pribadi anda, keluarga, bangsa dan negara Republik Indonesia yang tercinta ini.
Senada dengan Dr Dadang, Wikan Sakarinto selaku Dirjen Pendidikan SV Kemendikbud juga berpesan kepada pada siswa bahwa jika mau melanjutkan pendidikan, maka lanjutkan dikarenakan pendidikan itu sepanjang masa, dan sekira ingin bekerja, maka bekerjalah sesuai kompetensi.
“Kami berpesan seandainya adik-adik melanjutkan studi, maka lanjutkanlah, karena studi itu sepanjang hayat. Seandainya memutuskan untuk bekerja, maka bekerjalah sesuai dengan kompetensi adik-adik, yang mana sesuai dengan apa yang adik bisa dan apa yang adik mampu, tidak hanya mengandalkan ijazah semata,” katanya. (LE-Bed)







