Rangkaian Dies Natalis ke-62, Universitas Udayana Sukses Gelar Donor Darah

Kegiatan donor darah berlangsung di Gedung Agrokomplek, Universitas Udayana (Foto: Dok LenteraEsai)

Denpasar, LenteraEsai.id – Serangkaian dengan perhelatan Dies Natalis ke-62, maka Universitas Udayana (Unud) menggelar acara sosial donor darah yang diikuti secara antusias oleh mahasiswa semua civitas dan masyarakat umum.

Donor darah ini digelar di lantai satu Gedung Agrokomplek Unud pada Jumat tanggal 6 September 2024. Sejak pagi, mahasiswa dan masyarakat silih berganti mengikuti gelaran acara donor darah ini.

Bacaan Lainnya

Ketua Panitia Dies Natalis I Ketut Adi Atmika menyatakan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan serangkaian perayaan Dies Natalis, yang puncaknya akan digelar pada 29 September mendatang.

“Jadi ada beberapa kegiatan lain pada serangkaian Dies Natalis ini. Salah satunya donor darah yang kita gelar pagi ini,” jelas Adi Admika ketika diwawancarai Media LenteraEsai.

Dia melanjutkan, donor darah ini diadakan rutin setiap tahun, yang digelar berkoordinasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) provinsi dan kota/kabupaten se-Bali.

Untuk menjadi peserta donor darah, lanjutnya, akan dicek kesehatannya dan tekanan darah (tensi) yang bersangkutan.

Menyinggung target dari donor darah kali ini, kata Adi Atmika yang didampingi Wakil Ketua Panitia Dies Natalis I Made Agus Dharma Diatmika, adalah sebanyak 300 kantong darah. “Yang sudah mendaftar online tercatat ada 80 orang, namun sejak pagi ternyata yang datang jumlahnya jauh melampuai dari angka yang mendaftar. Ini artinya acara ini cukup tersosialisasi dan mendapat sambutan yang baik,” katanya.

Sebelum mengakhiri wawancara, Adi Atmika menyatakan apresiasi dan rasa terima kasih pada mahasiswa semua civitas dan masyarakat umum yang telah turut serta dengan penuh keikhlasan mengikuti donor darah.

Sementara itu, salah seorang mahasiswi Unud Kadek Liana Widyaswari menyatakan dirinya sangat mendukung dengan kegiatan donor darah ini. “Sebenarnya, saya baru dua kali mengikuti donor darah dan selalu saya ikuti dengan semangat,” ujar Liana.

Dikatakannya, momen donor darah baginya adalah wujud berbagi kasih bagi sesama, khususnya bagi warga yang membutuhkan. Dengan demikian, dirinya sangat mendukung ketika mengetahui informasi kampusnya mengadakan donor darah pada rangkaian Dies Natalis.

“Soalnya saya pernah mengalami masa-masa sedih ketika bibi saya sakit dan membutuhkan darah, tetapi keluarga sulit untuk mendapatkannya. Berlatar belakang dari pengalaman ini, maka saya tidak ragu lagi untuk ikut berdonor darah,” ujarnya.

Tidak lupa Liana menegaskan harapan supaya ke depan teman-temannya juga sepemikiran dengannya untuk turut serta mendonorkan darah. “Karena, biarpun hanya setetes, namun darah kita sangat berarti bagi orang lain. Mari sama-sama sadar untuk berdonor darah,” harapnya.

Pewarta: Vivi Suryani
Redaktur: Laurensius Molan

Pos terkait