Bupati Giri Prasta Terima Audiensi Wabup Karangasem Terkait Penataan Hutan Besakih

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menerima audiensi dari Wabup Karangasem I Wayan Artha Dipa di Ruang Pertemuan Rumah Jabatan Bupati, Puspem Badung, Rabu (1/5). (Foto: Prokompim Badung)

Badung, LenteraEsai.id – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyambut hangat kedatangan Wabup Karangasem I Wayan Artha Dipa saat melakukan audiensi di Ruang Pertemuan Rumah Jabatan Bupati, Puspem Badung, Rabu (1/5/2024).

Kehadiran Wabup Wayan Artha Dipa bersama krama Karangasem terkait dengan pengajuan proposal permohonan bantuan rencana kegiatan penataan kawasan hutan Besakih dengan mengindahkan radius tatanan dan aturan kesakralan.

Bacaan Lainnya

Dari rencana pengelolaan hutan seluas 60 ha tersebut, Bupati Giri Prasta berpesan selain nantinya dapat diperuntukkan sebagai wisata religi, juga untuk menjaga keberlangsungan ekosistem dengan dibuatkan Taman Bumi Banten, Taman Usada yang merupakan taman dengan tanaman organik sebagai bahan baku obat-obat tradisional, dan Taman Kupu-kupu.

“Saya ingin ke depan, ini menjadi warisan kepada generasi penerus agar kebutuhan sarana upacara dapat kita penuhi sendiri dan juga bisa mensuplai ke daerah lain di Bali, sehingga kita tidak berketergantungan dengan daerah di luar Bali,” ucapnya, mengharapkan.

Selanjutnya untuk permohonan lain yang diajukan, akan segera ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sebagai bentuk perhatian dan komitmen menjaga adat, agama, tradisi, seni dan budaya.

Pada kesempatan itu, Bupati Giri Prasta juga menyerahkan bantuan dana pribadi sebesar Rp50 juta kepada pengurus Arya Kanuruhan Blangsinga yang akan melaksanakan upacara dwijati.

Wabup Karangasem I Wayan Artha Dipa dengan mengajak Panitia Pura Taman Sari Badeg, pengurus Arya Kanuruhan Blangsinga, pengurus Hutan Besakih, dan krama Pura Pemaksan Bebandem. mengucapkan rasa syukur dan bahagia kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan juga rasa bangga kepada Bupati Badung yang berkenan menerima kedatangan krama Karangasem.

Wabup Artha Dipa menerangkan bahwa dari salah satu permohonannya itu ada rencana untuk menjalankan pengelolaan hutan desa di Besakih yang sudah diserahkan oleh pemerintah pusat, di mana hutan desa ini akan dikembangkan untuk pariwisata spiritual, downhill dan juga yang diusulkan oleh Bupati Badung yaitu Taman Bumi Banten.

“Untuk rencana pembangunan kami sudah membuat blueprint dengan tidak mengubah bentang alam, mengubah hutan. Dan kami juga akan memasukkan usulan dan saran Bapak Bupati Badung untuk membangun Taman Bumi Banten yang dilengkapi berbagai jenis tanaman sebagai sarana upacara,” ucapnya.

Dari 60 ha pemanfaatan dari luasan total 187 ha lahan yang tersedia, sudah diberikan izin oleh pemerintah pusat dan Dinas Kehutanan Provinsi Bali untuk dilakukan pengelolaan. Sehingga tujuan ke depan dengan pengelolaan hutan tersebut, juga bisa menjadi destinasi wisata baru di wilayah Karangasem.

“Saya atas nama pribadi dan juga mewakili krama merasa bahagia dan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya dan setinggi-tingginya, semoga bantuan yang kami terima nantinya bisa menjadi satu hal yang baru yang bisa meningkatkan perekonomian serta mensejahterakan masyarakat Karangasem dan juga yang paling penting bisa mendongkrak PAD Kabupaten Karangasem ke depan,” katanya, mengharapkan.

Pewarta: Vika Jantika
Redaktur: Laurensius Molan

Pos terkait