Bireun, LenteraEsai.id – Hujan dengan intensitas tinggi yang turun pada Kamis (25/1/2004) malam lalu, telah menyebabkan terjadinya banjir yang merendam ribuan rumah penduduk di Kabupaten Bireun, Provinsi Aceh.
Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan bahwa wilayah yang terdampak meliputi tiga kecamatan di Kabupaten Bireun, yakni Kecamatan Jeunieb, Peulimbang dan Kecamatan Pandrah.
Banjir setinggi 30-100 cm merendam 3.458 unit rumah dan 32 hektar sawah di tiga kecamatan tersebut. Selain itu, jumlah penduduk yang terdampak tercatat sebanyak 3.458 KK/13.832 jiwa, serta 1.199 jiwa harus pergi mengungsi.
Sementara itu, petugas Pusdalops Kabupaten BPBD Bireun Ammar Zaki melalui sambungan telepon pada Sabtu (27/1), menyebutkan bahwa BPBD Kabupaten Bireun telah menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai potensi munculnya banjir susulan, sehubungan cuaca yang terus mendung berpotensi turunnya hujan ringan hingga lebat.
“BPBD juga telah melakukan penanganan para pengungsi bersama dinas teknis terkait dengan membuka dapur umum di desa terdampak bencana, dan telah disalurkan bantuan oleh Dinas Sosial Kabupaten Bireuen dan dari Pemprov Aceh. Terkait penanganan banjir, sampai saat ini belum ada kendala yang signifikan, namun terbatas dengan peralatan berupa alat berat untuk membersihkan material yang tersangkut di beberapa jembatan, ” ucapnya.
Update bencana hingga Sabtu (27/1) siang, kata Ammar, kondisi terkini banjir sudah mulai surut dan sudah banyak warga yang kembali ke rumah masing-masing.
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika pada Sabtu (27/1) kondisi cuaca dengan hujan ringan, sedangkan pada Minggu (28/1) kondisi cuaca cenderung berawan.
Antisipasi terjadinya banjir serupa di beberapa daerah, BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah agar membersihkan saluran air yang dapat dilakukan secara bergotong royong secara rutin, sehingga kebersihan dan kelancaran aliran air dapat tetap terjaga dan meminimalisir potensi banjir.
Pewarta: Vika Jantika
Redaktur: Laurensius Molan







