Ratusan Rumah Penduduk Terdampak Banjir Luapan Sungai Cikapundung

Banjir luapan Sungai Cikapundung menggenangi pemukiman warga di Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Kamis (11/1). (Foto: dok BNPB)

Bandung, LenteraEsai.id – Sungai Cikapundung yang melintang di bagian tengah Kota Bandung, Jawa Barat, pada Kamis (11/1/2024) siang meluap setelah sebelumnya turun hujan dengan intensitas tinggi.

Luapan sungai yang airnya tampak keruh dengan menggiring aneka sampah itu, dilaporkan sempat menggenangi sedikitnya 600 rumah penduduk yang berada di pinggiran sungai di wilayah Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung.

Bacaan Lainnya

Merujuk pada laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB pada Jumat (12/1) dini hari, terungkap bahwa ratusan penduduk yang berada di wilayah Kelurahan Braga terdampak, bahkan sekitar 150 di antaranya memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk sementara waktu.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat dan unsur lainnya sejak semalam telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan kedaruratan, kaji cepat, dan memberikan pelayanan di posko pengungsian. BPBD turut memberikan 1.000 karung untuk dijadikan tanggul sementara dan juga memberikan 200 selimut untuk warga terdampak.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang yang dapat terjadi di Kota Bandung dan sebagian wilayah Jawa Barat pada hari ini, Jumat (12/1).

BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah maupun masyarakat khsususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana banjir seperti di sekitar daerah aliran sungai, agar melakukan langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi musim hujan. Antara lain dengan membersihkan secara rutin saluran air, drainase dan sungai dari sampah agar tidak terjadi penyumbatan atau pendangkalan yang mengakibatkan debit air mudah meluap saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Sejauh ini, banjir tidak dilaporkan menelan korban jiwa maupun luka-luka, terkecuali beberapa barang rumah tangga milik warga hanyut tersapu arus banjir yang tampak melaju dengan cukup kencang bagai mengamuk di sepanjang alur sungai.

Pewarta: Ealsya Prosapuri
Redaktur: Laurensius Molan

Pos terkait