Sindikat Pencuri Ratusan Ranmor yang Libatkan Tiga Oknum TNI Diungkap Polda Metro Jaya

Polda Metro Jaya didampingi pihak Pomdam menggelar jumpa pers mengenai terbongkarnya sindikat pencurian kendaraan bermotor, Rabu (10/1/2024). (Foto: Dok Tribrata)

Jakarta, LenteraEsai.id – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya berhasil mengungkap sindikat maling dan penadah ratusan kendaraan bermotor (ranmor) hasil curian yang diduga menyeret tiga oknum anggota TNI.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra SIK MSi kepada pers di Jakarta, Rabu (10/1/2024) mengatakan, kasus tersebut bermula dari adanya laporan masyarakat pada tahun 2022.

Bacaan Lainnya

“Dari laporan yang telah kami terima, kami melakukan upaya penyelidikan dan berhasil menangkap dua tersangka pelakunya,” ujar Kombes Wira, menjelaskan.

Dikatakan bahwa kedua tersangka berinisial MY dan EI. Dari hasil pengembangan, MY diketahui berperan selaku pengepul ranmor hasil curian, sementara EI mengirimkan uang untuk mengurus penjualan ranmor ke negeri tetangga Timor Leste.

Dirreskrimum mengungkapkan, sebelum dikirim ke Timor Leste melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, kendaraan bermotor hasil curian terlebih dahulu ditampung di Gudbalkir Pusat Zeni Angkatan Darat (Pusziad) Sidoarjo, Jawa Timur.

“Dari penangkapan tersangka kami melakukan pengembangan, dan dari pengembangan tersebut ditemukan barang bukti kendaraan roda empat sebanyak 46 unit dan kendaraan roda dua 214 unit berbagai macam merek,” kata Kombes Wira, menyampaikan.

Selanjutnya setelah dilakukan pendalaman, kata dia, sindikat curanmor tersebut terungkap melibatkan 3 oknum TNI, yakni Mayor BP, Kopda AS, dan Praka J. Saat ini polisi bersama TNI AD masih mendalami peran dari masing-masing oknum tersebut.

“Perlu saya tegaskan, penyidik sudah berdampingan dengan petugas dari Pomdam dalam menangani kasus ini,” katanya, menegaskan.

Pewarta: Pande Aubade
Redaktur: Laurensius Molan

Pos terkait