Lombok Utara, LenteraEsai.id – Suasana Gumi Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) hari Jumat, 22 Desember 2023 pagi hari aduhai cantik anggun, dikelilingi gugus perbukitan nan menghijau. Pemandangan indah sederet bukit itu dapat dinikmati dengan jelas dari lantai atas kamar hotel di Kota Mataram.
Cuaca pagi demikian cerah, damai dan teduh. Waktu sudah menunjukkan pukul pukul 07.13 Wita. Sinar matahari juga masih muda. Bagus untuk majemuh (berjemur) guna mendapatkan vitamin D bagi kesehatan kulit. Beberapa tamu hotel tampak menyempatkan diri melakukan olahraga ringan di ruang tunggu hotel lantai lima, di mana sinar matahari menembus, menghangatkan raga.
“Tetapi saya tidak bisa lama-lama melakukan peregangan dan menikmati sinar mentari pagi. Lantaran kami awak media massa peserta rombongan studi banding Sub Bagian Humas dan Protokol DPRD Kabupaten Karangasem ke Lombok, NTB, mesti secepatnya melakukan prepare. Kami akan melakukan studi banding hari kedua, dengan locus Sekretariat DPRD Kabupaten Lombok Utara, NTB,” ujar salah seorang jurnalis yang tergabung dalam rombongan studi banding tersebut.
Setelah mandi dan berpakaian, lanjut sarapan di restauran hotel tempat menginap, rombongan bergegas karena jadwal bertolak ke Lombok Utara ditetapkan pukul 08.30 Wita. Bersamaan dengan itu, Kasubag Humas dan Protokol DPRD Karangasem I Kadek Juliarsana alias Dek Jun, lewat WA group Studi Banding DPRD Karangasem ke Lombok, sudah wanti-wanti menyampaikan agar peserta menepati skedule kegiatan yang telah ditetapkan. Jangan sampai ada yang tercecer atau ketinggalan ‘kereta’.
Pukul 08.30 Wita, dua unit kendaraan roda empat yang sudah di-booking dari hari pertama kunjungan Kamis, 21 Desember 2023, telah merapat di halaman lobi Hotel Lombok Plaza Mataram untuk menjemput rombongan studi banding DPRD Kabupaten Karanasem, Bali melakukan perjalanan.
Anggota rombongan sebanyak 22 orang yang terdiri atas 15 awak media massa dan 7 orang dari pejabat dan staf Sub Bagian Humas dan Protokol DPRD Karangasem, tepat pada jam yang ditunjuk, sudah semuanya naik dan duduk manis di kursi kendaraaan, dan mobil pun meluncur menuju lokasi Sekretariat DPRD Kabupaten Lombok Utara.
Driver mobil Avansa warna cream, seorang lelaki yang masih berusia muda, tampak profesional dan focus mengoperasikan kendaraan. Mulai start dan sepanjang perjalanan menembus jalanan menuju Lombok Utara, pria itu tidak terlihat percakapan dengan penumpang. Kecuali kalau ditanya, ia akan menjawab seperlunya. “Ini sikap driver yang benar dalam mengantar penumpang sampai ke tempat tujuan dengan aman dan selamat,” celoteh salah seorang penumpang.
Jalanan aspal dari Mataram dan Lombok Barat melewati wilayah Kabupaten Lombok Tengah dan Lombok Timur menuju Lombok Utara yang dilalui kendaraan yang tumpangi rombongan, tidak terlalu lebar. Makin bergerak jauh, nampaknya semakin menyempit. Kurang lebih lebarnya tiga meteran. Kondisi jalan tidak terlalu bagus dan tidak terlalu jelek, sedang-sedang saja. Walau seperti itu, sopir kendaraan senantiasa berhati-hati. Baik saat menyalip, menyeberang, berbelok, melewati perempatan dan sebagainya. Tidak lupa menyetel lagu-lagu, sesuai di-requse penumpang.
Sementara 10 orang peserta studi banding DPRD Karangasem yang berada dalam satu kendaraan ini, banyak terlihat percakapan, guyonan, bahwa bernyanyi sejadi-jadinya sepanjang perjalanan. Di mana mayoritas adalah awak media massa, dengan usia yang masih relatif muda-muda. Banyak topik perbincangan: politik, profesi, cerita pengalaman, juga nyerempet tentang wanita. Kadang perbincangan tersebut sampai kenyat-kenyatan (keras/sengit Red). Maka teman-teman menyebutkan obrolan lepas itu sebagai ‘debat’.
Makin siang cuaca makin panas, sinar matahari makin terik. Penumpang di kendaraan yang ditumpangi rombongan pada mengatur volume AC agar semakin dingin. Tiba-tiba kendaraan berbelok ke kiri, masuk parkiran sebuah toko berjejaring, mengikuti kendaraan pertama yang membawa Ketua DPRD Karangasem I Wayan Suastika dan sebagian awak media massa serta staf Sub Bagian Humas dan Protokol DPRD Kabupaten Karangasem. Rupanya ada penumpang yang kebelet untuk buang air kecil dan meminjam toilet toko itu.
Kesempatan dalam kesempitan tersebut dimanfaatkan sejumlah rekan untuk ikut menyerbu toko membeli makanan dan minuman kecil. Kemudian menikmati sejenak di areal parkir toko. Kejadian kebelet kencing membawa rejeki bagi toko berjejaring yang kini cukup menjamur di mana-mana.
Setelah kondisi pada plong, perjalanan menuju Sekretariat DPRD Kabupaten Lombok Utara dilanjutkan. Tidak ada keriuhan ‘debat’ lagi, tetapi digantikan dengan mendengar lagu-lagu pop Bali yang sedang digemari pendengar. Seperti misal lagu ‘Da Sombong-sombong’ yang dibawakan penyanyi Widi Widiana. Perjalanan masih lumayan jauh. Sengatan matahari makin kencang. Sekira pukul 10.40 Wita, rombongan akhirnya memasuki halaman Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Lombok Utara.
Rumah Rakyat dan tempat ngantor bagi 30 orang anggota DPRD Lombok Utara dan staf itu tergolong sederhana. Di ruang rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Lombok Utara itu rombongan studi banding Bagian Humas dan Preotokol DPRD Karangsem diterima Rosidi, staf DPRD Lombok Utara yang tampil ramah.
Rosidi menyampaikan selamat datang kepada rombongan studi banding yang mengusung topik ‘Penyebaran Informasi DPRD’, yang dipimpin langsung Ketua DPRD Karangsem I Wayan Suastika. Rosidi yang mengaku asal Lombok Tengah tersebut mempermaklumkan kepada tamunya, bahwa pimpinan DPRD Lombok Utara tidak bisa menerima rombongan, karena ada kesibukan tugas yang tidak bisa ditinggalkan.
Rosidi dalam penyampaian singkatnya menyebutkan, Kabupaten Lombok Utara, NTB sudah mekar sejak 15 tahun lalu, setelah pisah dari induknya, Kabupaten Lombok Timur. Sebagai daerah kabupaten yang baru, Lombok Utara sedang giat-giatnya membangun daerah. Bidang infrastruktur, ekonomi, SDM dan sebagainya. Dengan biaya dari APBD Kabupaten Lombok Utara, APBD Provinsi NTB dan APBN.
“Pendapatan asli daerah (PAD) Lombok Utara paling besar dari Sektor Pariwisata. Yakni berkembangnya bisnis pariwisata di kawasan Gili Trawangan. Berupa hotel, restauran, atraksi air dan lainnya. Kami tidak punya sumber alam berupa tambang,” kata Rosidi dengan lancar.
Ketua DPRD Karangsem I Wayan Suastika selaku ketua rombongan menyampaikan terima kasih banyak atas penerimaan peserta studi banding tentang ‘Penyebaran Informasi DPRD’, serta dijelaskan mengenai maksud dan tujuan kedatangan rombongan.
“Kepada Bapak Rosidi dan staf yang lainnya kami menyampaikan banyak terima kasih. Sudah bersedia menerima kami. Padahal ini sudah mau jam Shalat Jumat,” kata Wayan Suastika dengan sopan, dilanjutkan dengan menyerahkan lambang DPRD Karangasem dan berfoto bareng.
Sub Bagian Humas dan Protokol DPRD Karangsem melaksanakan program studi banding tentang ‘Penyebaran Indormasi DPRD’ ke dua locus di Pulau Lombok, NTB. Yakni hari pertama Kamis, 21 Desember 2023 ke Sekretariat DPRD Lombok Timur (Lotim). Kemudian ke locus ke dua Jumat, 22 Desember 2023 ke Sekretariat DPRD Lombok Utara. Jumlah rombongan 22 orang, terdiri atas pejabat dan staf Sub Bagian Humas Protokol ditambah awak media massa.
Pewarta: I Made Astra
Redaktur: Yanes Setat







