Tingkatkan Pengetahuan Peran HbA1c, FK Unud Undang Narasumber dari Afrika Selatan

Fakultas Kedokteran Universitas Udayana mengundang Prof Rajiv Erasmus sebagai narasumber kegiatan guest lecture, Jumat (15/12). (Foto: Unud)

Denpasar, LenteraEsai.id – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan mengenai peran HbA1c, Program Studi Spesialis Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud) menyelenggarakan guest lecture bertempat di Ruang Pertemuan Prof dr I Goesti Ngoerah Gde Ngoerah, Gedung FK Unud Denpasar, Jumat (15/12/2023).

Kegiatan mengundang Prof Rajiv Erasmus dari Patologi Klinis National Health Laboratory Services (NHLS), Stellenbosch University, Cape Town, Afrika Selatan sebagai pembicara, di mana dalam acara ini ada 2 topik yang dibawakan yaitu ‘Pitfalls in three use of HbA1c for the diagnosis of diabetes in non Caucasian populations’ dan ‘Global MedLab Week 2024: Labs Save Lives’.

Bacaan Lainnya

Tujuan diselenggarakannya acara yang diikuti para peserta didik (residen) dan staf dosen itu, adalah guna meningkatkan pengetahuan mengenai peran HbA1c untuk diagnosis pada populasi non kaukasian, dan semakin banyak peserta didik yang memahami mengenai peran HbA1c untuk diagnosis diabetes.

Acara kuliah tamu diawali dengan sambutan oleh Dekan FK Unud Prof dr Komang Januartha Putra Pinatih yang sekaligus membuka acara. Dalam sambutannya, Prof Januartha menyampaikan bahwa ilmu yang akan dibagikan oleh narasumber tentunya akan sangat bermanfaat bagi para peserta didik dan para dosen yang mengikuti kuliah tamu ini, karena diabetes merupakan salah satu penyakit yang cukup berbahaya dan banyak terjadi di Indonesia.

Dengan kedatangan Prof Rajiv yang akan memberikan ilmu dan praktik terbaru mengenai diagnosis diabetes, diharapkan dapat menambah pengetahuan peserta dalam memahami peran HbA1c untuk diagnosis diabetes.

“Diabetes merupakan salah satu penyakit yang berbahaya dan cukup banyak terjadi di Indonesia. Kedatangan Prof Rajiv yang merupakan paktisi langsung tentunya akan memberikan manfaat bagi kita semua untuk lebih memahami peran HbA1c untuk diagnosis diabetes. Saya harap para peserta dapat memperoleh informasi terbaru mengenai peran HbA1c untuk diagnosis diabetes yang nantinya akan berguna dalam praktiknya di lapangan,” ucapnya.

Seusai dibuka, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Prof Rajiv dan sesi diskusi yang berjalan interaktif. Selain para peserta didik dan staf dosen, acara ini juga turut dihadiri oleh Koordinator Program Studi Spesialis Patologi Klinik FK Unud yaitu dr Sianny Herawati beserta Ketua PDS Patklin dan IACC Cabang Bali, Prof dr AA Wiradewi Lestari.

Pewarta: Vika Jantika
Redaktur: Laurensius Molan

Pos terkait