Lamongan, LenteraEsai.id – Areal kebun tebu di wilayah Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur pada Kamis (21/9/2023) dilahap amuk si jago merah dengan memancarkan asap dalam puluhan meter ke udara.
Kobaran api tergolong cukup cepat memberangus areal kebun yang sebagian telah mengering akibat kemarau panjang, terlebih hembusan angin siang itu dilaporkan cukup kencang hingga membuat lidah api begitu cepat menjalar di areal yang terbuka.
Namun tergolong mujur, amuk si jago merah akhirnya berhasil diatasi regu Dinas Pemadam Kebakaran setempat yang dibantu unsur TNI dan Polri, khususnya petugas Babinsa dan Bhabinkamtibmas bersama warga masyarakat yang bahu-membahu menyemprotkan cairan ke seputaran lahan yang digerogoti kobaran api.
Petugas yang turun ke lapangan menyebutkan, kebakaran kebun tebu itu berawal dari adanya pembakaran sampah yang dilakukan oleh warga di area bekas lahan tebu. Adanya hembusan angin yang cukup kencang, seketika ‘menaburkan’ latu-latu api hingga kemudian timbul kebakaran yang dalam tempo tidak tergolong lama terus meluas.
“Kami duga kebakaran terjadi akibat kelalaian warga yang membakar sampah tidak jauh dari areal kubun tebu,” ujar Babinsa Kembangbahu, Serma Duladi, menjelaskan.
Sehubungan dengan itu, Serma Duladi mengimbau warga masyarakat untuk tidak serta merta membakar sampah di sembarang tempat, yang pada gilirannya dapat menimbulkan musibah yang tidak diinginkan.
Dengan tidak membakar sampah secara sembarangan, tentu akan lebih positif. “Terutama bagi kesehatan dan lingkungan. Karenanya, masyarakat harus lebih berhati-hati dalam hal ini,” ujarnya, mengharapkan.
Dihubungi terpisah, Danramil Kembangbahu Kapten Inf Madelan mengapresiasi sinergitas yang dilakukan oleh personelnya dalam ikut serta membantu memadamkan kobaran api. Pasalnya, keberhasilan itu tak luput dari adanya sinergitas yang sudah terjalin dengan baik antarberbagai pihak selama ini.
“Tidak sia-sia. Sinergitas itu penting dalam melaksanakan tugas di lapangan,” kata Danramil Kebangbahu yang juga mengapresiasi langkah cepat petugas gabungan dalam mengatasi kobaran api hingga tidak menjadi semakin meluas.
Dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka-luka, terkecuali kebun tebu yang arealnya cukup luas telah menjadi korban amuk si jago merah. (LE/Jet)







