HeadlinesNasional

Tentara Kawal Ketat Masyarakat Beribadah di Perbatasan RI-Papua Nugini

Merauke, LenteraEsai.id – Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 726/Tamalela dikerahkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melukan berbagai aktivitas di kawasan perbatasan Indonesia-Papua Nugini, di wilayah Kabupaten Merauke, Papua.

Salah satu upaya pengamanan yang dilakukan dengan cukup ketat, tampak ketika petugas memberikan pengawalan kepada warga yang melangsungkan proses Ibadah Minggu di GPI Manuel, Kampung Toray, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua pada Minggu (13/8/2023) pagi.

Komandan Satgas Pengamanan Perbatasan RI-Papua Nugini Letkol Inf Anta Sihombing SSos MHan ketika dihubungi membenarkan bahwa pihaknya kini tengah mengerahkan petugas untuk melakukan pengamanan di seputar gereja, di samping di sejulah wilayah lain di kawasan perbatasan RI dengan negara tetangga agar situasi tetap kondusif.

Wadanpos Toray, Serda Achmad Arjuna yang berada di lokasi kegiatan mengungkapkan, setidaknya kini terdapat 5 personel Satgas yang tengah berjaga-jaga di lingkungan GPI Manuel untuk melakukan pengamanan bagi kaum Nasrani yang melakukan Ibadah Minggu. “Setiap personel kami tempatkan di beberapa titik area gereja,” kata Achmad.

Keberadaan personel Satgas 726 di gereja itupun, diapresiasi oleh masyarakat setempat. Salah satunya, Pendeta GPI Manuel, Yogbet yang menyebutkan, keberadaan Satgas Pantas tak hanya melakukan pengamanan ibadah di gereja, namun juga tak segan memberikan beberapa bentuk bantuan lain terhadap warga.

“Adanya Satgas Pamtas 726 di GPI ini, membuat kami dapat melaksanakan ibadah dengan damai dan aman,” ujar Pendeta Yogbet, berbangga. (LE/Mak)

Lenteraesai.id