Denpasar, LenteraEsai.id – Hujan lebat disertai angin kencang dan kilatan petir yang terjadi sejak Jumat (7/10) malam hingga Sabtu (8/10) pagi, telah menyebabkan banjir atau timbulnya ‘kolam’ dadakan di beberapa titik di wilayah Kota Denpasar, Bali.
Melihat itu, Pemkot Denpasar langsung mengambil langkah penanganan secara cepat. Bahkan, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara turun langsung memastikan bencana banjir segera tertangani petugas dengan lebih seksama.
Tampak pula hadir mendampingi Wali Kota, Sekda Denpasar IB Alit Wiradana, Kadis PUPR AA Airawata, Kalaksa BPBD IB Joni Ariwibawa, Kadis Sosial IGA Laxsmi Saraswati, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Dewa Gede Rai dan Camat Denpasar Barat IB Purwanasara.
Di beberapa lokasi terpantau terjadi genangan yang dalamnya bervariasi antara sebatas betis hingga pusar orang dewasa, seperti halnya di Jalan Pura Demak, kawasan Jalan Tukad Irawadi, kawasan Jalan Sedap Malam, Sanur, kawasan Jalan Imam Bonjol Gang Air Mancur, Banjar Tenten, SDN 21 Dauh Puri, Jalan Kertapura VII, Jalan Siulan, dan Jalan WR Supratman Gang V Tohpati.
Selain itu, terdapat pula peristiwa kebencanaan lainnya berupa pohon tumbang menyumbat jalan raya, yang kini sudah mendapat penanganan dari petugas gabungan.
Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara mengatakan, memasuki musim penghujung tahun ini memang identik terjadi cuaca ekstrem dengan curah hujan yang cukup lebat. Karenanya, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Akhir-akhir ini intensitas hujan meningkat, masyarakat kami imbau untuk selalu waspada,” ujar Jaya Negara, mengingatkan.
Dikatakan Jaya Negara, pascahujan turun, di beberapa titik di Kota Denpasar terpantau banjir. Hal ini dikarenakan adanya saluran air yang tersumbat sampah serta daya tampung saluran air yang terbatas.
“Jadi karena kita di hilir, sementara intensitas hujan yang meningkat. Saluran air yang ada di hulu dan hilir penuh, dan kondisi inilah yang membuat terjadinya genangan di beberapa titik, namun sudah kita tangani,” ujarnya, menjelaskan.
Ia menyebutkan, dalam penanganan kali ini berbagai pihak turut terlibat, seperti Dinas PUPR Kota Denpasar, DLHK Kota Denpasar, Dinas Sosial Kota Denpasar, Basarnas, TNI/Polri dan BWS Bali Penida. Di mana, penanganan dilaksanakan dengan menerjunkan dua unit mesin pompa besar, dan masing-masing pompa kecil yang tersebar di beberapa titik.
Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota dan rombongan juga menyerahkan bantuan selimut, pakaian, handuk dan makanan bagi warga masyarakat yang rumahnya terdampak banjir.
“Hingga siang hari tadi kita pantau banjir sudah mulai surut. Semoga bisa tuntas hari ini, dan banjir bisa terkendali,” ujarnya sembari mengajak masyarakat untuk bersama-sama tidak membuang sampah ke saluran air.
Sementara Kadis Sosial Kota Denpasar I Gusti Ayu Laxmy Saraswati mengatakan, dalam menyikapi banjir di beberapa titik wilayah Kota Denpasar, pihaknya telah menerjunkan relawan. Hal ini khususnya guna memenuhi kebutuhan pangan warga masyarakat.
“Karena rumahnya terkena banjir, otomatis kegiatan terganggu, sehingga kami laksanakan progran Food Recue dengan memberikan bantuan makanan atau nasi bungkus sebanyak 250 bungkus, semoga bermanfaat hingga nanti banjir tertangani dan masyarakat dapat kembali ke rumahnya,” katanya, mengharapkan. (LE-DP)







