Tingkatkan Pengelolaan Akreditasi Internasional, LP3M Unud Benchmarking dengan LP2MP Undip

Penyerahan kenang-kenangan dari pihak LP3M Unud kepada pihak LP2MP Undip. (Foto: Dok Humas Unud)

Semarang, LenteraEsai.id – Tim dari Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Universitas Udayana (LP3M Unud) melaksanakan kegiatan benchmarking ke Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Universitas Diponegoro (LP2MP Undip) pada Kamis (8/9).

Tim benchmarking terdiri dari Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Prof Dr Ir I Gede Rai Maya Temaja MP, Ketua LP3M Ir I Nengah Sujaya MgrSc PhD, Sekretaris LP3M Prof Dr Ir I Made Alit Karyawan Salain DEA, Tim Pusat Internasionalisasi, perwakilan UP3M 4 fakultas, dan perwakilan 14 prodi yang akan mengikuti akreditasi internasional FIBAA.

Bacaan Lainnya

Tujuan dari benchmarking adalah mendapatkan sharing pengalaman secara langsung dalam pengelolaan akreditasi internasional oleh LP2MP Undip, dan khususnya praktik baik dari tim task force Prodi Psikologi Undip dalam mempersiapkan dan menghadapi asesmen akreditasi FIBAA.

Tim benchmarking Unud diterima di Ruang Rapat LP2MP, Gedung ICT Center lantai 3, Kampus Undip Tembalang, Semarang. Setelah itu dilakukan diskusi dan bertukar pikiran secara langsung dengan Ketua LP2MP Undip Prof Dr Ir Setia Budi Sasongko DEA, Sekretaris LP2MP Dr Paramita Prananingtyas SH LLM, beserta tim LP2MP dan perwakilan prodi di Undip yang telah berhasil mendapatkan akreditasi FIBAA.

Dalam paparannya, Dr Paramita menyampaikan bagaimana LP2MP melakukan analisis dan asesmen dalam memilih lembaga akreditasi internasional untuk prodi-prodi di Undip. Kemudian disampaikan terkait dengan bagaimana komitmen pimpinan universitas, fakultas sampai komitmen prodi yang mengikuti akreditasi sampai keputusan penunjukan prodi untuk akreditasi internasional.

Sementrara Prof Budi melanjutkan dengan menjelaskan tentang pengelolaan dan implementasi outcome-based education yang merupakan fundamental penting untuk pelaksanaan akreditasi internasional. Presentasi selanjutnya berupa sharing pengalaman dari tim task force Prodi Psikologi dalam pengelolaan tim, penyusunan self evaluation report, sampai pelaksanaan asesmen lapangan. Sesi terakhir diisi dengan diskusi, di mana perwakilan Unud menyampaikan pertanyaan dan mendiskusikan baik yang terkait dengan proses akreditasi internasional, maupun terkait dengan sistem penjaminan mutu secara umum. (LE-SE)

Sumber: www.unud.ac.id

Pos terkait