Dampak Gempa 5,8 SR Guncang Karangasem, Tembok Rumah Warga di Kubu Jebol

Karangasem, LenteraEsai.id – Gempa berkekuatan 5,8 SR mengguncang Kabupaten Karangasem, Bali pada Senin (22/8/2022) sore pukul 16.36 Wita. Hal tersebut sontak membuat warga di sejumlah desa berhamburan keluar rumah.

Suara kentongan disertai teriakan warga berseru “Hidup.. hidup..”, juga terdengar lantang berseru mengingatkan warga masyarakat lain untuk segera berupaya menyelamatkan diri.

Bacaan Lainnya

“Gempa cukup keras saya rasakan. Tadi saya lagi sama anak di dalam kamar tiba-tiba saja merasakan ada getaran keras. Saya langsung keluar, sesampainya di luar kamar kembali terasa guncangan gempa yang cukup keras,” kata Gusti Putra Suryawan (58), salah seorang warga asal Abang, Kabupaten Karangasem.

Sementara terkait dampak gempa, Kalaksa BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa ketika dihubungi mengatakan, pihaknya menerima dua laporan kerusakan akibat gempa tersebut. “Untuk sementara, kami baru menerima 2 laporan kerusakan, yakni di Kecamatan Selat, dan di Kecamatan Kubu,” ucapnya.

Kerusakan bangunan dilaporkan terjadi atas rumah milik I Gusti Lanang Men, penduduk Banjar Dinas Babakan, Kecamatan Selat, yakni bagian  tembok rumah retak-retak setelah diguncang gempa.

Selain itu, kerusakan juga terjadi atas rumah I Nyoman Landep, warga Banjar Dinas Pengalusan, Desa Ban, Kecamatan Kubu. Tempat tinggal Nyoman Landep tersebut mengalami kerusakan yang tergolong parah, yakni bagian pondasi tembok rumah jebol, ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari BMKG, gempa yang terjadi berkekuatan 5.8 SR berpusat pada 74 km tenggara Kuta Selatan, Bali dengan titik kedalaman 124 km. Di mana dikatakan gempa tidak menimbulkan bencana tsunami.  (LE-Ami)

Pos terkait