judul gambar
AdvertorialDenpasarHeadlines

Wagub Cok Ace Jabarkan Pembangunan Bali Guna Wujudkan Sustainable Pariwisata Bali

Denpasar, LenteraEsai.id – Wakil Gubernur Bali Prof Tjok Oka Sukawati menjabarkan sejumlah pembangunan prioritas yang sedang dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Bali di masa jabatan Gubernur Wayan Koster dan Wagub Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati yang kali ini sudah masuk tahun keempat.

Untuk mendukung sekaligus membangkitkan pemulihan ekonomi di Bali khususnya pascapandemi Covid-19, Pemprov Bali dengan visinya Nangun Sat Kerthi Loka Bali terus menggenjot pemulihan perekonomian melalui upaya-upaya keterlibatan masyarakat secara langsung, salah satunya dengan membangkitkan dan melestarikan penggunaan kain tenun tradisional Bali yang diatur dalam Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 4 Tahun 2021.

Selain itu, pembangunan yang bertujuan untuk menyeimbangkan perputaran ekonomi se-Bali juga sedang gencar dilakukan yakni pembangunan segitiga pelabuhan penyeberangan Sanur (Denpasar) – Pelabuhan Sampalan dan Pelabuhan Bias Muncul (Nusa Penida). Penataan Pura Besakih terutama terkait tempat parkir, pengelolaan toilet dan pedagang kaki lima serta pengaturan wilayah kunjungan wisatawan akan dibatasi agar tidak masuk ke areal pura.

Kemudian Pembangunan Benoa Cruise Terminal yang nantinya ditujukan untuk mempermudah pintu masuk perariran bagi wisatawan khususnya mereka yang berlayar dengan kapal pesiar, pembangunan Bendungan Sidan dan Bendungan Tamblang, Pembangunan Tower KBS 6.0 Kerthi Bali, pembangunan Shotcut Mengwi – Gilimanuk, Pembangunan Shotcut Denpasar – Buleleng dan Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali.

Hal itu disampaikan Wagub Cok Ace saat didaulat sebagai narasumber dalam kuliah umum di Universitas Mahasaraswati Denpasar yang dilaksanakan di Auditorium Universitas Mahasaraswati, pada Rabu (3/8). Dijelaskan lebih lanjut bahwa pembangunan Bali secara nyata ini, nantinya tentu akan membuka lapangan pekerjaan bagi generasi Bali.

“Oleh sebab itu mari bekali anak-anak kita dengan ilmu dan dipondasi oleh bahasa Inggris, sehingga nantinya akan mampu bersaing dengan siapa saja. Jangan sampai kita membiarkan anak-anak kita khususnya generasi yang sedang bertumbuh dan berkembang untuk membuang waktu bahkan membuang kesempatan yang ada. Karena pendemi Covid-19 ini sudah mengajarkan kepada kita semua, betapa beratnya persaingan hidup tanpa berbekal keahlian, kemampuan dan ilmu pengetahuan. Budayakan keseimbangan antara cara berpikir otak (logika) dengan perasaan, karena kepintaran dalam pendidikan tidak akan mampu menjamin tumbuhnya keseimbangan hidup tanpa dibarengi oleh keterlibatan hati nurani (perasaan, red),” ungkap Cok Ace.

Ditambahkannya, Bali yang 54 persennya ditopang oleh sektor pariwisata, menjadikan pandemi Covid-19 sebagai klimaks atau titik balik untuk masyarakat. Semua belajar berpikir secara holistik, di mana semua manusia yang ada di atas bumi pertiwi harus ingat terhadap sang langit sebagai ayah dari kehidupan, di mana harus adanya keseimbangan antara kehidupan skala dan niskala.

“Kita harus mampu menjaga alam semesta jika kita ingin selamat hidup di atas bumi, karena bagaimanapun keadaan bumi kitalah yang akan menikmatinya. Jadi apabila ingin mendapatkan kehidupan yang baik dan layak, maka kita jaga bumi pertiwi agar tetap hijau, tetap subur agar mampu memberikan udara yang sejuk untuk kita bernafas,” kata Wagub Cok Ace.

Dalam kuliah umum yang mengangkat tema ‘Sustainable Pariwisata’, Prof Tjok Oka Sukawati mengharapkan mampu memberikan wawasan anyar yang sudah tertuang dalam ulasannya. Diingatkannya lagi bahwa Bali yang sudah terbagi sesuai letak arah dan fungsinya harus mampu bangkit dan berkembang dengan potensi yang dimiliki oleh masing-masing wilayah tersebut, dan harus tetap berkembang melalui pariwisata budayanya.

“Karena Bali yang dikenal unik dengan budaya ketimurannya yang sangat toleransi dalam hidup berdampingan, harus mampu mewujudkan pariwisata berkelanjutan dengan mengimbangi teknologi di dalamnya,” katanya, menekankan.

Rektor Universitas Mahasaraswati Denpasar I Made Sukamerta MPd secara pribadi dan mewakili lembaga mengucapkan rasa syukur atas terlaksananya kuliah umum yang langsung dihadiri oleh Wakil Gubernur Bali, yang memang diketahui bersama bahwa Cok Ace juga menjabat sebagai akademisi yang memiliki kemampuan luar biasa.  (LE-DP1) 

Lenteraesai.id