Denpasar, LenteraEsai.id – Liburan panjang Hari Raya Lebaran tahun 2022 membawa dampak positif bagi sektor wisata di Denpasar. Seperti halnya yang terpantau di Pelabuhan Pengumpan Lokal Sanur, tercatat sejak tanggal 25 April sampai 2 Mei rata-rata penumpang dari dan menuju Pelabuhan Sanur mencapai lebih 2.000 orang per hari.
Namun, geliat wisata itu tidak membuat Pemerintah Kota Denpasar lengah. Melalui Satgas Penanggulangan Covid-19, upaya pemantauan protokol kesehatan (prokes) terus dilakukan di Pelabuhan Sanur untuk mengingatkan para penumpang agar tidak abai terhadap prokes. Demikian dilaporkan dari Sanur Denpasar, Rabu (4/5).
Satgas Penanggulangan Covid-19 terdiri dari aparat gabungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar, Polsek Denpasar Selatan, Syahbandar Wilayah Kerja Sanur dan OPD terkait lainnya. Sedari pagi hingga petang hari, para anggota Satgas tampak menyisir area keberangkatan dan kedatangan kapal yang akan memuat ataupun menurunkan penumpang dari destinasi Nusa Penida maupun Nusa Lembongan.
Kepala Dishub Kota Denpasar I Ketut Sriawan ketika dihubungi mengatakan, giat pemantauan yang dilakukan Satgas gabungan itu merupakan agenda wajib dan rutin.
“Dengan adanya keleluasaan berwisata, tentu kita tidak boleh lengah. Protokol kesehatan tetap harus dilakukan dan dijaga. Ini untuk membuat rasa nyaman, aman dan sehat para wisatawan dan juga warga lainnya saat berkunjung ke Denpasar, khususnya,” ujarnya.
Dari hasil pantauan tim Satgas, lanjut Ketut Sriawan, masih ditemukan beberapa orang yang abai terhadap disiplin prokes tersebut. “Mereka membawa masker, namun beberapa masih ada yang tidak memakainya. Ada pula yang memakainya sampai di dagu saja. Untuk itu Satgas tidak henti-hentinya mengingatkan masyarakat agar disiplin menerapkan prokes,” ucap Ketut Sriawan.
Giat pemantauan seperti ini nantinya akan terus dilaksanakan, sebagai upaya Pemerintah Kota Denpasar menekan laju pergerakan Covid-19 yang telah dua tahun ‘membunuh’ dunia kepariwisata di Pulau Dewata, kata Sriawan, menjelaskan. (LE-DP)







