15 Orang Dibina Lantaran Tak Gunakan Masker Dengan Baik

Denpasar, LenteraEsai.id – Satgas Covid-19 Kota Denpasar terus menggencarkan pemantauan penerapan protokol kesehatan, mengingat penularan Covid-19 di ibu kota Provinsi Bali ini masih tinggi. Kali ini, melalui Tim Yustisi dan Kecamatan Denpasar Selatan melaksanakan pemantauan penerapan protokol kesehatan di Kawasan Objek Wisata Pantai Sanur tepatnya Pantai Matahari Terbit, Sabtu (12/2).

Pelaksanaan pemantauan disaksikan langsung Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Sekda Kota Denpsar IB Alit Wiradana. Di mana dari giat tersebut, sebanyak 15 orang diberikan pembinaan simpatik lantaran kedapatan tidak menerapkan protokol kesehatan, yakni tidak menggunakan masker dengan baik dan benar.

Bacaan Lainnya

Kasatpol PP Kota Denpasar AA Ngurah Bawa Nendra saat diwawancarai menjelaskan, pengecekan atau sidak sarana prasarana serta penerapan protokol kesehatan di kawasan objek wisata atau fasilitas umum ini sebagai upaya berkelanjutan untuk mendukung pencegahan penularan Covid-19. Di mana sebelumya juga telah dilaksanakan giat yang sama dengan menyasar beberapa mall/pusat perbelanjaan serta sentra elektronik di Kota Denpasar. Hal ini mengingat terjadi peningkatan penularan yang signifikan serta Kota Denpasar saat ini berada pada penerapan PPKM Level-3.

“Dari giat hari ini kita pantau Kawasan Pantai Matahari Terbit Sanur Kota Denpasar, ini sebagai upaya berkelanjutan untuk mencegah penularan Covid-19, terlebih di fasilitas umum. Hal ini mengingat pantai masih menjadi pilihan masyarakat dalam berekreasi di akhir pekan,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, secara umum seluruh lokasi yang ditinjau telah menyediakan sarana pencegahan Covid-19 yang memadai. Namun demikian, penerapan dan pengawasan harus terus dioptimalkan. Karenanya, pelaksanaan sidak dan pemantauan akan dilaksanakan berkelanjutan dan bergiliran di mall, pusat perbelanjaan, sentra-sentra, objek wisata serta fasilitas publik dan fasilitas umum yang kemungkinan dapat terjadi kerumunan.

“Secara umum untuk sarana prasarana protokol kesehatan sudah dilengkapi, tadi juga kita berikan tindakan pembinaan simpatik bagi pengunjung yang tidak menggunakan masker dengan baik, selanjutnya tinggal betul-betul diawasi bersama, sehingga tidak menimbulkan kerumunan di lokasi dan sesuai kapasitas yang tersedia,” ujarnya

Bawa Nendra mengimbau seluruh pengunjung, pelaku usaha mall/pusat perbelanjaan dan pengelola objek wisata untuk menyesuaikan jumlah kapasitas pengunjung di aplikasi PeduliLindungi. Serta mengawasi bersama penerapan protokol kesehatan. Sehingga secara berkelanjutan dapat mendukung upaya pencegahan penularan Covid-19 di Kota Denpasar dengan tetap memberikan ruang terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Kami mengimbau pelaku usaha dan pengelola objek wisata agar ikut mengedukasi aktivitas masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan 5M secara ketat,” ucapnya, mengharapkan. (LE-DP)

Pos terkait