Semalam Suntuk Dibuntang-banting Ombak, Nelayan Antiga Akhirnya Ditemukan di Perairan Nusa Penida

Karangasem, LenteraEsai.id – I Nyoman Sudi (36), nelayan yang sempat dinyatakan hilang saat mencari ikan di perairan Labuan Amuk, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, akhirnya ditemukan selamat pada Senin (10/1/2022) siang.

Nyoman Sudi ditemukan selamat dan masih di atas perahunya di perairan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung oleh nelayan asal Labuan Amuk, Kabupaten Karangasem yang ambil bagian dalam operasi SAR gabungan.

Bacaan Lainnya

Korban ditemukan terlunta-lunta di permukaan laut setelah semalam suntuk dibuntang-banting ombak besar bersama perahu yang dipakainya untuk menangkap ikan.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Karangasem I Gusti Ngurah Eka Wiadnyana, saat dikonfirmasi mengatakan, Nyoman Sudi ditemukan terombang-ambing di perairan Nusa Penida dalam keadaan  selamat dan kondisi tubuh yang masih cukup sehat, walaupun terlihat sedikit kelelahan.

“Korban pertama kali ditemukan oleh nelayan asal Labuan Amuk yang sejak pagi hari sebelumnya ikut ambil bagian bersama tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian,” ujar Ngurah Eka, menjelaskan.

Ngurah Eka menambahkan, berdasarkan keterangan dari korban, terungkap bahwa saat dia sedang berada di tengah laut pada Minggu (9/1) sore terjadi hujan deras, sehingga membuat pandangannya terbatas dan saat mencoba untuk mencari daratan tiba-tiba perahunya kehabisan bahan bakar.

Bersamaan dengan matinya mesin, perahu yang dipakai Nyoman Sudi harus bergerak tak tentu arah karena terus diombang-ambing gelombang besar hingga akhirnya sampai ke perairan Nusa Penida.

“Beruntung korban cepat ditemukan dengan keadaan selamat. Dan saat melakukan evakuasi terhadap korban, kami juga dibantu oleh unsur siaga SAR Nusa Penida sampai ke perairan Labuan Amuk,” ujar Ngurah Eka.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, seorang nelayan atas nama I Nyoman Sudi (36) asal Desa Antiga, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem dilaporkan belum kembali dari aktivitasnya mencari ikan di perairan Labuhan Amuk sejak Minggu (9/1/2022) sore.

Dengan adanya laporan tersebut, tim SAR gabungan yang terdiri atas unsur Basarnas, Balawista, BPBD, Bakamla dan yang lainnya termasuk nelayan setempat, langsung bergerak untuk melakukan pencarian terhadap korban.

Bersyukur, keesokan harinya, Senin (10/1) siang, Nyoman Sudi berhasil ditemukan di perairan Nusa Pedina setelah semalaman dibuntang-banting ombak besar, katanya.  (LE-Jun) 

Pos terkait