Tertimpa Ranting Pohon Wani, Warga Desa Duda Meninggal Dunia

Karangasem, LenteraEsai.id – Nasib naas dialami pria bernama I Wayan Budiarna (51) warga asal Banjar Dinas Perangsari Tengah, Desa Duda, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem. Pria ini meninggal dunia akibat luka serius di bagian kepala setelah tertimpa ranting pohon wani.

Awalnya, korban I Wayan Budiarna bersama dengan beberapa orang rekannya pergi untuk menebang sebatang pohon jenis sandat yang ada di wilayah Banjar Dinas Pengawan, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem pada Senin (13/12/2021).

Bacaan Lainnya

Namun naas, saat sedang beristirahat makan siang di areal kebun, korban justru tertimpa ranting pohon wani yang patah hingga membuat korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kapolsek Bebandem AKP I Wayan Gede Wirya menjelaskan, sebelum kejadian sekitar pukul 10:00 Wita korban terlebih dahulu melakukan pemangkasan ranting pohon sandat yang hendak ditebang. Tapi saat melakukan pemangkasan, salah satu ranting pohon sandat yang berukuran sebesar paha orang dewasa ‘nyangkut’ pada ranting pohon wani yang jaraknya tidak jauh dari pohon sandat yang akan ditebang.

Sebenarnya, ranting pohon sandat yang nyangkut tersebut sempat ditarik dengan menggunakan tali pengencang, namun tidak bisa lepas dan masih tersangkut kuat di ranting pohon wani tersebut. Setelahnya, karena dirasa aman, penebangan pohon sandat tersebut kembali dilanjutkan hingga pohon sandat tersebut roboh dan dilakukan pemecahan. 

Sekitar pukul 12:00 Wita korban bersama dengan beberapa rekannya  beristirahat untuk makan siang di bawah pohon wani yang di atasnya masih ada ranting pohon sandat yang masih menyangkut.

Setelah selesai makan, korban dan beberapa rekannya sempat duduk-duduk santai sambil mengobrol, kemudian tiba-tiba terdengar suara patahan dari arah atas tempat mereka beristirahat. Mendengar itu, secara spontan semua orang langsung lari menghindar untuk menyelamatkan diri.

Namun naas, korban yang saat itu lari ke arah utara langsung tertimpa ranting pohon wani yang patah, yang diduga karena tidak kuat menahan beban ranting pohon sandat yang sebelumnya tersangkut di ranting pohon wani tersebut.

“Ranting pohon wani tersebut tepat menimpa tubuh korban hingga membuat korban mengalami luka yang cukup serius pada bagian kepala, yang seketika membuat korban meninggal dunia di lokasi kejadian,” kata AKP Wayan Gede Wirya.

Meskipun sudah dinyatakan meninggal dunia, namun korban sempat dilarikan ke RSUD Karangasem untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Akibat kejadian tersebut, keluarga korban mengaku sudah ikhlas dan menerima kematian korban sebagai suatu musibah.  (LE-Jun) 

Pos terkait