Denpasar, LenteraEsai.id – Dinas Kebudayaan (Disbud) Bali menjadikan perhelatan seni tahunan terbesar Pesta Kesenian Bali (PKB) sebagai wadah belajar lintas daerah hingga negara.
“Di sini kan kita bisa saling belajar, karena disamping pelestarian budaya, ini juga edukasi bagaimana kita seniman di Bali, masyarakat di Bali, juga mengetahui bagaimana budaya di luar,” kata Kepala Disbud Bali Ida Bagus Alit Suryana di Denpasar, Jumat.
Ia menjelaskan dalam PKB 2026 ini akan berlangsung agenda Bali World Culture Celebration (BWCC), sebuah kolaborasi seni dan pertunjukan budaya yang diikuti 10 kelompok seni luar negeri dengan 260 seniman terlibat dan 955 seniman Nusantara dari luar Bali.
Adapun kelompok seni luar negeri yang ikut berasal dari New York (Amerika Serikat), China, Timor Leste, Korea, Jepang, India, dan Hong Kong.
“Itu dari China ada dua kelompok, seperti Amerika Serikat juga dua sekaa, dan itu bisa nanti (setelah PKB) dilakukan kolaborasi untuk kegiatan-kegiatan seni, dan juga sebagai duta-duta seni itu,” ujar Bagus Alit.
Karena PKB merupakan perhelatan seni yang berkaitan dengan seni tradisi, klasik, dan kerakyatan, lanjutnya, maka seniman luar negeri dan Nusantara juga akan menampilkan pertunjukan seirama yang mengambil kekhasan daerah masing-masing.
Mereka terlebih dahulu dikurasi oleh kurator yang merupakan tokoh-tokoh seniman legendaris hingga akhirnya kelompoknya terpilih untuk tampil pada rentang 13 Juni-11 Juli 2026 di Taman Budaya Art Center.
“Yang jelas seninya berkaitan dengan seni klasik, tradisi mereka, contohnya ada dari Jepang, dia kan punya pakaian adat, nah senimannya tampil dengan kimono, juga ada penampilan kendang seperti kesenian mereka di sana,” tuturnya.
Yang berbeda dari kelompok seni luar negeri tahun ini, kata dia, tidak ada kelompok dari negara Eropa yang terlibat, tetapi diperkirakan penyebabnya adalah kesiapan seniman menyesuaikan tema bukan dampak dinamika global.
Sementara untuk seniman lintas daerah di Nusantara, ia mencatat terjadi peningkatan signifikan, yakni diikuti 955 orang. Merek antara lain berasal dari Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Yogyakarta, Banten, dan Kalimantan Tengah.
Untuk seniman Bali, selama PKB 2026 sebanyak 673 sekaa dan yayasan seni dengan total sekitar 20.929 seniman akan terlibat.
Meski jumlah partisipan Bali, luar Bali, hingga luar negeri tinggi, Disbud Bali tidak menargetkan jumlah pengunjung. Menurut Bagus Alit, yang terpenting dari gelaran ini adalah upaya pelestarian seni dan budaya melalui kesempatan tampil dan berkolaborasi. (LE)
Source: ANTARA







