Singaraja, LenteraEsai.id – Lomba membuka kunci pintu pada blok ruang tahanan di kompleks Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Singaraja, Kabupaten Buleleng, digelar dalam rangkaian peringatan Hari Dharma Karya Dhika tahun 2021 pada Kamis, 28 Oktober 2021.
Sebanyak 14 tim yang per timnya terdiri atas seorang pegawai bagian administrasi dan seorang pegawai bagian penjagaan, ambil bagian dalam lomba yang diwarnai sorak sorai dan pekik dukungan semangat dari hadirin di arena lomba.
Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali, Suprapto, tampak mengadiri sekaligus bertindak selaku anggota dewan juri pada lomba yang juga diwarnai ketegangan dan penuh keseruan itu.
Kadiv Pemasyarakatan Suprapto terlihat didampingi Kepala Bidang Pembinaan, Bimbingan dan Teknologi Informasi, Kepala Subbagian Kepegawaian dan Rumah Tangga, serta Kepala Subbagian Humas, Reformasi Birokrasi dan Teknologi Informasi Kanwilkumham Bali.
Dalam giat lomba, masing-masing tim harus berpacu dengan waktu dalam membuka kunci blok, kemudian menutup dan menguncinya kembali. Tim yang paling cepat membuka kunci blok, dan kemudian menutupnya kembali, dinyatakan muncul sebagai pemenang lomba.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Divisi Pemasyarakatan menyampaikan bahwa peserta lomba membuka kunci blok ini merupakan tim kolaborasi antara staf administrasi dan penjagaan di Lapas Singaraja.
Hal itu menunjukkan bahwa tugas pokok dan fungsi dalam menertibkan kunci blok atau ruang tahanan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas jaga saja, tetapi juga seluruh pegawai yang ada di Lapas Kelas II B Singaraja, ucapnya.
Lebih lanjut Suprapto menyampaikan, selain untuk memeriahkan Hari Dharma Karya Dhika tahun 2021, lomba ini juga dapat dijadikan sebagai ajang simulasi terkait bagaimana kesigapan para petugas Lapas dalam mengantisipasi bencana alam atau kejadian yang tidak terduga seperti kebakaran di kompleks Lapas.
Dengan lomba kali ini, tentu menuntut kesigapan, kecepatan dan kecermatan dalam membuka kunci blok, sehingga warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau napi yang terkunci di dalam blok tersebut, dapat secepatnya diselamatkan, ujarnya.
Di akhir sambutannya, Suprapto menyampaikan apresiasi kepada Kepala Lapas Kelas II B singaraja beserta jajaran dan para WBP atas terselenggaranya lomba membuka kunci blok, semoga ini dapat lebih meningkatkan kesigapan seluruh petugas dalam menghadapi hal-hal atau kejadian yang tidak diinginkan. (LE-SR)







