Karangasem, LenteraEsai.id – Kabag Keuangan PDAM Karangasem Ni Luh Putu Sumarheny diangkat sebagai Plt Dirut Perumda Tirta Tohlangkir atau PDAM Karangasem menggantikan I Gusti Made Singarsi yang telah secara resmi diberhentikan dari jabatannya.
Asisten I Sekda Karangasem I Wayan Purna saat dikonfirmasi, Jumat (22/10/2021), membenarkan perihal pemberhentian IGM Singarsi dari jabatannya sebagai Dirut PDAM Karangasem, dan untuk saat ini Dirut dijabat oleh Plt Ni Luh Putu Sumarheny yang merupakan Kabag Keuangan PDAM Karangasem.
Wayan Purna menjelaskan, pemberhentian IGM Singarsi dilakukan pihaknya berawal dari adanya laporan ke Kejaksaan Negeri Karangasem. Pihak kejaksaan yang kemudian menindaklanjuti laporan tersebut mengajukan permohonan agar Bupati Karangasem menurunkan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) untuk melakukan pemeriksaan.
“Dari hasil pemeriksaan, APIP menemukan bahwa dalam pelaksanaan tugasnya sebagai Dirut PDAM Karangasem, Gusti Singarsi dinilai menyalahi ketentuan perundang-undangan yang ada. Salah satunya adalah terkait pemberian kontribusi kepada ‘pemilik’ lahan yang ada di Tirta Ujung, padahal Pemda Karangasem sudah membeli tanah tersebut,” kata Wayan Purna.
Wayan Purna melanjutkan, perihal pemberhentian Gusti Singarsi dari jabatannya sebagai Dirut PDAM Karangasem sudah melalui beberapa tahapan, bahkan ada enam persyaratan yang harus ditempuh. Dari enam persyaratan itu, salah satunya sudah terpenuhi hingga bisa dilakukan pemberhentian.
“Intinya saat ini bagaimana caranya agar kinerja dari PDAM itu sendiri bisa lebih baik lagi untuk ke depannya,” kata Wayan Purna, menjelaskan.
Dikonfirmasi secara terpisah, I Gusti Made Singarsi membenarkan terkait pemberhentian dirinya selaku Dirut PDAM Karangasem. “Ya benar, sejak kemarin saya sudah diberhentikan,” katanya.
Kepada Dirut PDAM yang baru, IGM Singarsi berharap bisa mengemban tugas dengan lebih baik lagi dari yang sudah-sudah. “Saya berharap Dirut yang baru nantinya bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih baik lagi ke depannya,” kata Singarsi, mengharapkan. (LE-Jun)







