DenpasarHeadlines

Korban Spearfishing di Pantai Kuta Ditemukan Telah Meninggal Dunia

Badung, LenteraEsai.id – Korban spearfishing di Pantai Kuta akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi sudah meninggal dunia.  Jasadnya ditemukan mengambang sekitar 100 meter dari tepi Pantai Seseh, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung pada Minggu (26/9) pagi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) Gede Darmada dalam keterangan persnya mengatakan, korban ditemukan mengambang di Pantai Seseh, tepatnya di depan Pos Balawista Pantai Seseh pada Minggu (26/9) pagi sekitar pukul 09.15 Wita.

“Setelah kami lakukan koordinasi, Tim Rescue dari Balawista kemudian mengevakuasi jasad korban ke bibir pantai, selanjutnya dibawa menuju RSUP Sanglah Denpasar menggunakan ambulance milik Balawista Badung untuk mendapatkan visum dokter mengenai sebab-sebab kematiannya,” ujar Darmada.

Ia menyebutkan, posisi temuan di Pantai Seseh, cukup jauh yakni sekitar 5,16 NM atau 9,5 km dari lokasi hilangnya korban di Pantai Kuta, Kabupaten Badung.

Sebelumnya, tim SAR gabungan telah melakukan upaya pencarian sejak pukul 06.00 Wita. Tim Rescue melakukan penyisiran di bibir pantai dan menurunkan satu unit rubber boat serta satu unit jetski, mengelilingi kawasan perairan Badung.

Dalam upaya pencarian hari ini melibatkan tim SAR gabungan, di antaranya unsur Basarnas Bali, Polair Polda Bali, Balawista Badung, Potensi SAR ACT, Potensi SAR SAI Rescue, Potensi SAR IEA, Potensi SAR MTA, Potensi SAR MDMC serta keluarga korban.

Gede Darmada selaku SMC (SAR Mission Coordinator) sangat mengapresiasi tugas-tugas kemanusiaan yang telah dilakukan seluruh stakeholder yang terlibat dalam giat operasi pencarian dan petolongan kali ini.

Ia mengharapakan koordinasi yang telah terjalain dengan baik dapat lebih ditingkatkan lagi ke depannya guna memberikan pelayanan SAR yang lebih baik kepada masyarakat.  (LE-DP)

Lenteraesai.id