Mataram, LenteraEsai.id – Pengurus RAPI Daerah 15 Nusa Tenggara Barat yang dipimpin langsung ketuanya Zubirman SP (JZ15UJ), melakukan audiensi ke Kantor Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Mataram, Kamis (17/6).
Pada kesempatan itu Ketua RAPI Daerah 15 NTB didampingi Ketua DPPOD Gede Ardana SE MIkom (JZ15AL), Sekretaris Daerah I Made Suartha (JZ15DA), Wakil Ketua III I Komang Candra SH (JZ15YC) dan Koordinator Biro Organisasi dan SDM Yoga Muslim Aty SH (JZ15AAC).
Kehadiran pengurus RAPI tampak diterima Kepala Diskominfotik Provinsi Nusa Tenggara Barat Dr Najamuddin Amy Ssos MM didampingi Kabid Persandian dan Informatika IN Indra Wijaya dan sejumlah staf.
Ketua RAPI Zubirman menyampaikan keberadaan dan eksistensi RAPI Daerah 15 NTB, di mana keikutsertaan anggota di dalamnya diawali dengan kecintaan dan hobi mereka dalam berkomunikasi lewat radio frekuensi dua meteran atau 11 meteran (all-band), yang kerap disebut ‘nge-break’.
“Berawal dan bertolak dari hobi nge-break itulah kami kemudian tergabung ke dalam organisani RAPI yang kemudian juga harus terjun ke bidang sosial kemasyarakatan, yakni melakukan bantuan komunikasi elektronik (bankom) di lingkungan masyarakat luas,” ucapnya.
Zubirman mengungkapkan, berdasarkan PM Kominfo RI Nomor 17 Tahun 2018, AD/ART dan PO RAPI Tahun 2018, saat ini kegiatan RAPI sudah merupakan organisasi pengabdian dengan memfasilitasi alat komunikasi kepada pemerintah dan masyarakat.
RAPI sebagai organisasi nirlaba, dalam kiprahnya dapat memberikan bantuan komunikasi, menerima dan menyalurkan berita-berita gawat darurat, pencarian dan pertolongan, potensi gangguan terhadap kamtibmas, wabah penyakit serta kecelakaan kepada instansi/lembaga yang berhak menerimanya dan jaga informasi komunikasi tanggap darurat bencana, ucapnya.
Menambahkan paparan Ketua RAPI NTB, Sekretaris Daerah RAPI NTB Made Suartha menyampaikan prihal potensi dan fasilitas pendudung yang selama ini dimiliki RAPI Daerah 15 Nusa Tenggara Barat, antara lain berupa sarana Radio Pancar Ulang (Repeater) yang terpasang di daerah ketinggian.
Di samping itu, RAPI Daerah NTB juga dilengkapi stasiun tetap dan stasiun bergerak, serta sebagian besar anggota telah memiliki izin KRAP, tersebar hampir di berbagai pelosok desa dan kelurahan di provinsi ini, sehingga dapat dijadikan bargaining bagi pemerintah dalam hal pemberdayaan dan pembinaan ke depannya, ujar Suartha yang sudah malang melintang di dunia penge-break-an itu.
Pada giat audiensi yang juga dimaksudkan untuk merintis jalinan kerja sama komunikasi radio tersebut, Waket III Komang Candra ikut menyampaikan teknis penggunaan perangkat, penggunaan frekuensi dan program kerja RAPI Daerah 15 Nusa Tenggara Barat Tahun 2021/2022, yaitu pengadaan alat komunikasi yang terbaharukan melalui Repeater Link dengan caverage area yang bisa menghubungkan alur komunikasi radio dari Pulau Lombok ke Pulau Sumbawa dan sekitarnya.
Kepala Diskominfotik Provinsi Nusa Tenggara Barat Dr Najamuddin menyatakan sangat mengapresiasi eksistensi dan keberadaan organisasi RAPI Daerah 15 NTB, serta langsung menyampaikan dan memerintahkan kepada Kabid Persandian dan Informatika agar menindaklanjuti langkah kerja sama dengan membuat MoU antara Diskominfotik dengan RAPI Daerah 15 NTB.
“Saya harapkan kerja sama sudah terlahir dalam waktu yang tidak terlalu lama, dikemas dalam bentuk MoU Percepatan Penyampaian Info Komunikasi Desa dan Kelurahan Sadar Bencana melalui alat komunikasi khusus,” ujarnya, menegaskan.
Mengenai masalah administrasi dan teknis, nantinya akan dikoordinasikan secara khusus oleh Kabid Persandian dan Informatika Diskominfotik dan Waket III RAPI Daerah 15 Nusa Tenggara Barat yang membidangi Hukum, Inovasi Organisasi, Pengembangan dan Penelitian.
Sebagai organisasi sosial nirlaba, Ketua RAPI Daerah 15 NTB mengaku sangat senang dan menyampaikan terima kasih atas respon apresiatif dalam bentuk kerja sama bidang komunikasi radio dari Pemprov Nusa Tenggara Barat yang diwakili Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB.
“Terima kasih, kami dari RAPI kini sudah difasilitasi Pemprov NTB melalui Diskominfotik untuk ambil bagian dan pelibatan langsung dalam sistem komunikasi radio utamanya dalam bidang kebencanaan atau sosialisasi kepada masyarakat tentang sadar bencana,” ucapnya.
Selain itu, segenap anggota RAPI Daerah 15 NTB nantinya juga akan mendapatkan pemberdayaan dan pembinaan dari pemerintah, kata Zubirman ketika dihubungi usai giat audiensi, menjelaskan. (LE-NTB)







