Denpasar, LenteraEsai.id – Minyak goreng bekas pakai atau sering disebut minyak jelantah biasanya dibuang oleh penggunanya. Namun kini minyak jelantah memiliki nilai ekonomis karena dapat diolah menjadi bahan bakar biodiesel.
Untuk mengedukasi masyarakat agar tidak membuang minyak bekas pakai atau minyak jelantah sembarangan, maka sebuah perusahaan yang bergerak di bidang lingkungan yakni Sinar Bumi Menghijau, siap membeli minyak jelantah tersebut dengan harga Rp 5 ribu per kg.
Hal tersebut disampaikan pemilik Sinar Bumi Menghijau Rai Bagus Mahaputra saat audiensi dengan Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa di Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (18/5).
Lebih lanjut ia mengatakan, selain bisa menjadi bahan bakar biodiesel, pembelian minyak jelantah ke masyarakat juga untuk menghindari kerusakan lingkungan, mengingat ibu-ibu sehabis memasak, minyak bekasnya dibuang begitu saja di sembarang tempat.
Dengan membeli minyak jelantah juga bisa mencegah penyalahgunaan oleh oknum tertentu. “Namun kini masyarakat bisa menampungnya karena kami siap membelinya seharga Rp 5 ribu per kg untuk diolah menjadi bahan bakar biodiesel,” ungkap Bagus Mahaputra.
Menurutnya, minyak jelantah yang dibeli tersebut dikirim ke Kota Surabaya untuk diolah menjadi biodiesel. Setelah itu akan diekspor ke negara Eropa. Diekspor ke luar negeri untuk meningkatkan nilai ekonomisnya, mengingat harga jual bahan baku hampir sama dengan harga solar di Denpasar
Untuk itu pihaknya memohon bantuan Pemerintah Kota Denpasar untuk ikut serta mensosialisasikan kepada masyarakat dan industri penghasil minyak jelantah untuk mengumpulkan di setiap desa/kelurahan. Setelah terkumpul pihaknya akan langsung membelinya. Selain itu pihaknya juga menyediakan tabungan untuk minyak jelantah serupa dengan bank sampah yang telah berjalan di Kota Denpasar, ucapnya.
Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mengapresiasi program ini. Menurutnya, program ini sangat bagus dan bernilai ekonomis bagi masyarakat. Karena minyak bekas biasanya dibuang begitu saja, namun dengan diolah kini bernilai ekonomis. “Dengan ada yang membeli minyak bekas tersebut, kini masyarakat bisa mengumpulkan dan mendapatkan penghasilan tambahan,” ucap Arya Wibawa
Untuk mendukung kegiatan ini, Pemerintah Kota Denpasar akan mengajak masyarakat dan pelaku industri yang menghasilkan minyak jelantah untuk menjual ke Sinar Bumi Menghijau guna diolah menjadi biodiesel. Untuk mempermudah bisa dikumpulkan di setiap banjar, desa/kelurahan di Kota Denpasar, ujar Wawali Arya Wibawa. (LE-DP)







