HeadlinesNasional

Serang Polisi Pakai Parang, Penipu di Lotim Diringkus Usai Melawan Habis-habisan

Lombok Timur, LenteraEsai.id – Berlangsungnya masa pandemi dan dalam bulan suci Ramadhan, tidak menghalangi seseorang untuk berbuat kriminal, sehingga mau tidak akhirnya diringkus pihak berwajib.

Di mana Tim Puma Polres Lombok Timur berhasil menangkap seorang pelaku penipuan di Lingkungan Bumbasari, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu (24/4) lalu.

Identitas pelaku diketahui atas nama Rozikin alias Jikin (36), penduduk Lingkungan Sawing, Kelurahan Majidi, Kecamatan Selong. Adapun korbannya atas nama Pahrurrozi (28), warga Dusun Dasan Lendang, Desa Pringgabaya, Kecamatan Pringgabaya, Lotim.

Rozikin alias Jikin terungkap melancarkan aksi bersama kakak kandungnya berinisial CM, yang kini masih menjadi buronan polisi.

Kasubag Humas Polres Lotim Iptu Lalu Jaharudi menceritakan, kasus penipuan itu berawal dari seseorang berinisial CM menghubungi korban Pahrurrozi dengan maksud hendak membeli mobil yang sebelumnya sempat diposting oleh korban di media sosial Facebook miliknya.

“Kemudian pada Sabtu (24/4) pukul 18.00 Wita, CM menyuruh korban datang dari rumahnya di Pringgabaya menuju Selong membawa mobil beserta STNK dan BPKB-nya,” ujar Jaharudin, Senin (26/4).

Dia melanjutkan, sekitar pukul 18.45 Wita, korban bertemu dengan CM di pinggir Jalan Bumbasari. Setelah ada kesepakatan harga, CM memeriksa BPKB dan STNK mobil korban, sambil duduk di jok depan mobil.

Saat korban lengah, CM langsung menghidupkan mesin mobil, kemudian kabur membawa kendaraan milik korban berikut STBNK dan BPKB-nya.

“Sekitar pukul 20.30 Wita, korban dihubungi oleh pelaku agar menyediakan uang tebusan senilai Rp 10 juta, untuk menebus mobil tersebut dari pelaku,” katanya.

Tim Puma Polres Lotim yang mendapat laporan tentang peristiwa tersebut, datang menyamar sebagai korban ke lokasi penyerahan uang tebusan yang telah disepakati, yakni di wilyah Bumbasari, Kecamatan Selong.

Dikatakan Jaharudin, pada pukul 21.00 Wita, pelaku sudah menunggu di tempat yang telah disepakati bersama, sehingga pelaku berhasil masuk ke dalam jebakan Tim Puma.

“Tapi saat akan dilakukan penangkapan, yang datang bukan CM selaku pelaku utama, melainkan pria bernama Jikin yang merupakan adik dari CM. Namun demikian, tim tetap melakukan upaya paksa,” ujar dia.

Lebih lanjut Jaharudi mengatakan, saat akan dilakukan penangkapan, pelaku Jikin meyerang tim menggunakan sebilah parang dengan membabi buta. Namun setelah pelaku berupaya habis-habisan menyerang, tim akhirnya berhasil melumpuhkan dan meringkus si pelaku.

Polisi yang kemudian melakukan penggeldahan badan, ditemukan STNK dan BPKB milik korban di saku pelaku Jikin.

Selanjutnya, Tim Puma pada hari Minggu (25/4) melakukan penggerebekan ke sebuah rumah di Dusun Gunung Timba, Kelurahan Denggen, Kecamatan Selong, yang merupakan tempat persembunyian pelaku utama CM.

“Di sana tim berhasil mengamankan satu unit mobil milik korban yang di tinggal kabur oleh pelaku CM,” kata Jaharudi.

Dari catatan polisi, pelaku atas nama Jikin merupakan residivis kasus yang sama beberapa tahun lalu di wilayah hukum Polres Lotim. Dalam melakukan aksinya, pelaku selalu bersama kakaknya yakni CM, yang juga merupakan residivis kasus serupa.

“Bentuk penipuan dengan modus seperti itu kerap dilakukan oleh kedua kakak beradik ini. Saat ini, petugas sedang melakukan pengejaran terhadap CM,” kata dia.

Peluku Jikin berikut barang bukti tindak pidana yang dilakukannya, kini  diamankan di Markas Polres Lotim guna penyidikan dan pengembangan kasus lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 unit mobil Chevrlote Lova warna biru langit milik korban berikut STNK dan BPKB-nya, serta sebilah parang yang dipakai pelaku Jikin untuk menyerang petugas. (LE-LT)

Lenteraesai.id